Bawaslu: Bupati Terpillih Sabu Raijua Benar Warga Negara Amerika Serikat

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan (tengah) dalam jumpa pers virtual di Jakarta/Repro

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah melakukan verifikasi data kepada Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Indonesia terkait status warga negara bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orient P. Riwu.

Ketua Bawaslu, Abhan menerangkan, pihaknya telah melalui beberapa kali proses kalrifikasi kepada sejumlah pihak terkait untuk mengetahui kepastian status warga negara Orient P. Riwu.

Abhan merinci, klarifikasi dimulai pada 5 September 2020 dengan mengirimkan surat kepada Komisi Pemiihan Umum (KPU) Sabu Raijua memastikan keabsahan dokumen bakal calon bupati atas nama Orient P. Riwu.

"Pada tanggal yang sama, Bawaslu mengirim surat juga kepada Kepala Kantor Imigrasi Provinsi (NTT), permintaan data kewarganegaraan dari bakal calon bupati dan wakil bupati Sabu Raijua yang atas nama Orient P Riwu itu," ungkap Abhan dalam jumpa pers virtual di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (4/2).

Kemudian, pada tanggal 10 September 2020, Abhan menalnjutkan, Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua juga menyurati Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, dan kepada Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian.

"Dan tanggal 15 September Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua melayangkan surat yang kedua ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, dan hingga penetapan calon terpilih tanggal 23 Januari, itu juga tidak ada jawaban," katanya.

Oleh karena itu, Bawaslu mencari sumber klarifikasi lain, yaitu Direktorat Administrasi Hukum Umum dan Hak Asasi Manusia. Namun steelag berkirim surat pada tanggal 16 Septemeber, hingga kini belum ada jawaban.

Lalu untuk kedau kalinya di tanggal 19 Oktober, Bawaslu mengirimkan surat kepada Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian, dan taggal 21 Oktober kepada Direktorat Administrasi Hukum Umum dan Hak Asasi Manusia, namun hingga hari ini kata Abhan tidak ada jawaban yang dikirimkan.

Tak sampai disitu, Bawaslu akhirnya berkirim surat kembali kepada Direktur Sistem Teknologi Informasi Keimigrasian pada tanggal 18 November 2020. Tapi hasil yang didapat juga sama, yaitu tidak ada jawaban.

Barulah pada tanggal 1 Januari 2021, Abhan mencoba menghubungi Kedutaan Besar melalui email. Hingga akhirnya mendapatkan klarifikasi terkait status kewarganegaraan Orient P. Riwu pada 1 Februari 2021.

"Surat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat intinya adalah Orient P Riwu benar warga negara Amerika Serikat," demikian Abhan.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Arsul Sani: Pernyataan Presiden Jokowi Sesuai Komitmen Pembentuk UU 19/2019
Politik

Arsul Sani: Pernyataan Presi..

17 Mei 2021 17:54
Arief Poyuono: Ada Oknum DPR Inisial AW Dan AD Jadi Beking Penimbun Gula
Politik

Arief Poyuono: Ada Oknum DPR..

17 Mei 2021 16:44
Temuan Muhammadiyah, Masih Banyak Masyarakat Tidak Percaya Covid-19
Politik

Temuan Muhammadiyah, Masih B..

17 Mei 2021 16:12
MCCC Muhammadiyah Apresiasi Masyarakat Tidak Mudik
Politik

MCCC Muhammadiyah Apresiasi ..

17 Mei 2021 16:08
Masih Ada Peluang, Jokowi Sarankan Pegawai KPK Yang Gagal TWK Ikuti Pendidikan Kedinasan Wawasan Kebangsaan
Politik

Masih Ada Peluang, Jokowi Sa..

17 Mei 2021 15:56
Nasib 75 Pegawai KPK Tidak Lolos TWK, Jokowi Sependapat Dengan Putusan MK
Politik

Nasib 75 Pegawai KPK Tidak L..

17 Mei 2021 15:38
Halal Bihalal KPK, Firli Bahuri Sambangi Pegawai Ke Ruang Kerja
Politik

Halal Bihalal KPK, Firli Bah..

17 Mei 2021 15:34
Presiden Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Untuk Perbaikan KPK
Politik

Presiden Jokowi: Hasil TWK H..

17 Mei 2021 15:30