PKS: Tidak Ada Kepala Daerah Membangkang, Tapi Komunikasi Pusat Yang Tidak Baik

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil/Net

Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa pilkada sengaja digelar serentak tahun 2024 agar banyak pelaksana tugas (Plt) kepala daerah.

Hal itu dikarenakan para plt dipilih oleh pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri untuk jabatan bupati/walikota dan presiden untuk posisi gubernur.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil memilih berpikiran positif. Kata dia, banyaknya plt agar daerah sependapat dengan pemerintah pusat dalam rangka mengakhiri atau menuntaskan pandemi serta memulihkan perekonomian nasional.

“Maka salah satunya adalah bagaimana kita mampu menyelesaikan pandemi ini. Karena itu, mereka menilai kepala daerah itu (ada beberapa) dalam tanda kutip membangkang,” ucap Nasir Djamil dalam acara diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan, bertema "Rama-Ramai Menolak RUU Pemilu", Selasa (9/2).

Menurutnya, pada dasarnya tidak ada kepala daerah yang membangkang dengan kebijakan pemerintah pusat. Namun, yang terjadi adalah komunikasi yang tidak baik antara pusat dan daerah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Belum lagi pusat melakukan refocusing realokasi dana. Yang kemudian dibutuhkan untuk penanganan Covid-19. Tidak ada satu daerah pun yang menolak, terkait dengan refocusing dan realokasi. Jadi tidak ada pembangkangan, enggak mungkin dong kepala daerah itu membangkang,” katanya.

Legislator asal Aceh ini mengatakan jika ada skenario pelaksanaan pilkada serentak di 2024 agar banyak plt kepala daerah maka menurutnya hal itu disepakatinya.

“Dan itu mereka mendapatkan pengarahan, dan mereka (plt) itu merasa berutang budi, dan kemudian juga apapun ceritanya itu kan posisi yang strategis juga. Dalam karier seorang ASN misalnya dia pernah menjadi plt gubernur, plt bupati atau plt walikota,” katanya.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Komisi XI: Target Pertumbuhan 7 Persen Masih Realistis, Walau Butuh Kerja Keras
Politik

Komisi XI: Target Pertumbuha..

19 April 2021 22:46
Gerindra: Jangan Hanya Jelang Pemilu, Partai Politik Juga Harus Hadir Saat Kondisi Rakyat Sulit
Politik

Gerindra: Jangan Hanya Jelan..

19 April 2021 22:14
Kunjungi Kesultanan Sumenep, LaNyalla Siap Perjuangkan Eksistensi Raja-Sultan Se-Nusantara
Politik

Kunjungi Kesultanan Sumenep,..

19 April 2021 21:57
Bukit Algoritma, Budiman Sudjatmiko Sebaiknya Tidak Tersusupi Investasi Umbar Janji
Politik

Bukit Algoritma, Budiman Sud..

19 April 2021 21:40
Indonesia Indikator: Sandiaga Uno Jadi Menteri Paling Diapresiasi Publik Dan Media
Politik

Indonesia Indikator: Sandiag..

19 April 2021 21:19
Jika Anak-Anak Mega Tak Kompak, BG Jadi Alternatif
Politik

Jika Anak-Anak Mega Tak Komp..

19 April 2021 20:50
Protes KH Hasyim Asyari Dihilangkan Dari Kamus Sejarah Indonesia, PKB: Abu Bakar Ba'asyir Malah Ada
Politik

Protes KH Hasyim Asyari Dihi..

19 April 2021 20:43
Fraksi PKB: Program SIPP Strategis Cegah Perilaku Koruptif Kader Parpol
Politik

Fraksi PKB: Program SIPP Str..

19 April 2021 20:17