Temuan The Habibie Center Soal Penurunan Demokrasi: Ada Politisasi Dan Sentralisasi Kekuasaan Sejak Awal Pandemi

Illustrasi demokrasi/Net

Kualitas demokrasi Indonesia selama masa pandemi Covid-19 ditemukan menurun, berdasarkan hasil kajian The Habibie Center.

Peneliti The Habibie Center, Sopar Peranto menerangkan, pihaknya melakukan kajian selama lima bulan terkahir pada masa pandemi di akhir tahun 2020.

The Habibie Center, katanya, mengacu pada literatur sejumlah lembaga internasional seperti; Freedom House 2020, Council on Foreign Relation 2020 dan Joural of Democracy 2020, dan mengkolaborasikan dengan fakta yang terjadi di Indonesia.

"Empat tahun terakhir dari laporan freedom house menunjukkan penurunan demokrasi di Indonesia," ujar Sopar Peranto dalam jumpa pers virtual Senin (22/2).

Pada tahun 2020, Sopar Peranto menyebut pendemi Covid-19 mempercepat penurunan kualitas demokrasi Indonesia yang sudah terjadi selama satu setengah dekade terakhir.

"Apa yang terjadi di Indonesia, dari hasil studi lima bulan terakhir ini? Ada dinamika demokrasi yang terjadi sejak awal Covid, politisasi dan sentralisasi kekuasaan," bebernya.

Contoh dari politisasi kekuasaan yang terjadi selama masa pandemi disebutkan Sopar Peranto. Yang pertama adalah tarik menarik kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah terkait penanganan Covid-19.

"Banyak daerah di tingkat kabupaten/kota melakukan lockdown atau mengunci kedatangan orang asing atau orang dari luar daerahnya. Namun terjadi keputusan yang simpang siur, apakah akan dilakukan lockdown atau tidak," jelas Sopar Peranto.

Yang menarik dari hasil kajian The Habibie Center ini yakni terkait sentralisasi kekuasaan yang meningkat selama masa pandemi Covid-19. Di mana, ini bisa dilihat dari kebijakan atau regulasi yang disahkan pemerintah.

"Bisa dilihat dari kebijakan yang lahir di masa pandemi ini misalnya UU Cipta Kerja, dalam hal ini memperkuat posisi pusat dalam mensentralisasi semua aspek, dalam hal ekonomi, perburuhan hingga pendidikan," tuturnya.

Maka dari itu, The Habibie Center merekomendasikan agar pemerintah melakukan penguatan kembali peran masyarakat sipil dan kebebasan berpendapat.

"Memburuknya kualitas demokrasi selama masa pandemi perlu mendapat perhatian serius semua kalangan. Upaya-upaya perbaikan harus dilakukan," harap Sopar Peranto.

"Misalnya, dengan memperkuat peran kelompok-kelompok masyarakat sipil dalam pengawasan dan pembatasan terhadap kekuasaan negara," tandasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Andi Mallarangeng: SBY Sedih, Moeldoko Jadi Begal Politik
Politik

Andi Mallarangeng: SBY Sedih..

06 Maret 2021 11:20
Moeldoko Tak Lebih Dari Sutiyoso Dan Hedropriyono Yang Gagal Besarkan Partai
Politik

Moeldoko Tak Lebih Dari Suti..

06 Maret 2021 11:11
LaNyalla: Pemerintah Harus Antisipasi Kemiskinan Anak Imbas Covid-19
Politik

LaNyalla: Pemerintah Harus A..

06 Maret 2021 10:58
Demokrat: Pasca KLB Ilegal, Sekarang Ada Di Tangan Presiden Jokowi
Politik

Demokrat: Pasca KLB Ilegal, ..

06 Maret 2021 10:49
Rakyat Baca KLB Deliserdang Sebagai Permainan Kasar Moeldoko Kepanjangan Tangan Kekuasaan
Politik

Rakyat Baca KLB Deliserdang ..

06 Maret 2021 10:46
Bukan Dualisme, Persoalan Di Demokrat Murni Pembajakan Parpol Oleh Pejabat Negara
Politik

Bukan Dualisme, Persoalan Di..

06 Maret 2021 10:15
Pernah Pemenang Pemilu, Surya Paloh Prihatin Atas Kemelut Yang Menimpa Partai Demokrat
Politik

Pernah Pemenang Pemilu, Sury..

06 Maret 2021 09:59
Kader Muda Demokrat Siap Lawan Pendongkelan Kepemimpinan AHY
Politik

Kader Muda Demokrat Siap Law..

06 Maret 2021 09:31