Zita Kerap Kritisi Anies Soal Banjir, JPS: Terkesan Dipaksakan Dan Tidak Berdasar

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani/Ist

Selaku Ketua Pansus Banjir DKI Jakarta, politikus muda PAN, Zita Anjani, belakangan kerap melontarkan kritikannya terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanganan banjir di ibukota.

Bahkan, Zita dianggap telah menuding Anies tidak bekerja serius dalam mengatasi persoalan banjir Jakarta.

Merespons hal tersebut, Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohammad Syaiful Jihad menilai, kritikan yang disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI itu cenderung tendensius terhadap pribadi Anies Baswedan.

"Kritikan Zita terkesan dipaksakan dan tidak berdasar," kata Syaiful, Jumat (26/2).

Apalagi, menurut Syaiful, hasil kajian dari studi banding Pansus Banjir DPRD DKI yang selama ini dijadikan amunisi untuk melancarkan kritik tak relevan lagi untuk menjawab persoalan Jakarta.

Pasalnya, Surabaya dan Semarang yang menjadi daerah sebagai lokasi kunjungan kerja tempat ‘Pansus belajar’, ternyata justru beberapa kali dihantam banjir besar.

“Kita tetap hargai Pansus Banjir DPRD yang dipimpin Zita Anjani, kita apresiasi karena mereka sudah bekerja. Meskipun, hasilnya tidak bisa dijadikan rujukan atau referensi dalam penanganan banjir di Jakarta," kata Syaiful, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

"Karena kan mereka berkunjung ke Surabaya pada 22 Oktober, tapi setelah kunjungan Pansus itu, Surabaya dan Semarang malah banjir besar,” sambungnya.

Karena itu, Syaiful mempertanyakan klaim keberhasilan hasil kajian Pansus Banjir DPRD DKI di dua kota tersebut.

Syaiful juga menyebut, kritik Zita keliru dengan menyebut Anies tidak bekerja terkait persoalan banjir Jakarta.

Karena, menurut Syaiful, faktanya adalah dampak dan korban banjir Jakarta pada akhir pekan lalu berkurang drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan data BPBD DKI, titik genangan yang terdampak awal tahun 2021 hanya 200 RT dari total 30.000 RT di DKI atau hanya 0,6 persen.

Selain itu, Zita juga diminta tak tutup mata terkait banjir Jakarta yang surut hanya dalam waktu satu hari atau lebih pendek dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau bicara banjir Jakarta, ukuran kerja atau kinerja Pemprov ya harus dilihat dari dampak itu, misalnya jangkauan banjirnya berkurang, waktu surutnya lebih cepat. Yang ditunggu masyarakat kan itu,” tegas Syaiful.

Namun demikian, Syaiful berharap wakil rakyat di DPRD DKI tetap melakukan fungsi kontrolnya dengan menyampaikan kritik terhadap kinerja jajaran eksekutif.

Tetapi, menurutnya, dewan juga tidak boleh menyangkal apa yang sudah dikerjakan Pemprov.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Tak Terima Jokowi Dituduh Lemahkan KPK, Ali Ngabalin: Itu Cara-cara Berpikir Otak Sungsang
Politik

Tak Terima Jokowi Dituduh Le..

13 Mei 2021 04:40
Jika PT 0 Persen, Poros Serpong Dan Poros Jakarta Sangat Potensial Dipilih Rakyat
Politik

Jika PT 0 Persen, Poros Serp..

13 Mei 2021 01:57
Apa Yang Buat Rezim Jokowi Manjakan WN China, Tapi Keras Terhadap Rakyatnya?
Politik

Apa Yang Buat Rezim Jokowi M..

13 Mei 2021 01:39
ReJo: Tudingan Feri Amsari Kepada Presiden Jokowi Adalah Fitnah Berbahaya
Politik

ReJo: Tudingan Feri Amsari K..

13 Mei 2021 00:59
Majalengka Satu-satunya Zona Merah Di Pulau Jawa, Bupati: Dasarnya Apa?
Politik

Majalengka Satu-satunya Zona..

13 Mei 2021 00:39
Poros Jakarta Vs Poros Serpong, Siapa Lebih Kuat?
Politik

Poros Jakarta Vs Poros Serpo..

13 Mei 2021 00:19
Sambut Lebaran Dengan Gembira Dan Berbagilah Kebahagiaan
Politik

Sambut Lebaran Dengan Gembir..

12 Mei 2021 23:59
Perayaan Idul Fitri Bersamaan Dengan Kenaikan Isa Almasih, Gus Ami: Mari Kita Rawat Dan Jaga Persatuan Bangsa
Politik

Perayaan Idul Fitri Bersamaa..

12 Mei 2021 23:42