Survei POPS: Golkar Naik Signifikan, Demokrat Alami Penurunan

Partai Golkar dan Partai Demokrat/Net

Jika pemilihan umum dilakukan saat ini, sebanyak 17,4 persen menyatakan tidak tahu, rahasia, atau tidak memilih sembilan partai politik yang ada saat ini di DPR.

Demikian rilis survei terbaru Public Opinion Poll Syndicates (POPS) yang dilakukan pada rentang waktu 11-23 Februari 2021. Survei melibatkan 2.180 responden yang sudah berumah tangga tersebar di 34 provinsi.

Survei yang dilakukan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan menggunakan metode multi stage random sampling. Margin of error survei kurang lebih 2,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sedangkan partai nasionalis yang mengalami penurunan adalah PDI Perjuangan dan Partai Nasdem, walaupun penurunan tingkat elektabilitas  masih dalam batas di bawah 1 persen.

Dan yang paling merosot tingkat keterpilihannya adalah Partai Gerindra akibat dari framing negatif kader inti di kabinet Edhy Prabowo terjerat oleh KPK. Persepsi publik menyatakan bahwa Gerindra sudah punya stempel partai yang paling korup diantara 9 partai.

"Hal ini membuat masyarakat kecewa karena Prabowo Subianto (ketua umum Partai Gerindra) selalu mengklaim partainya bersih dari korupsi dan menyatakan tingkat korupsi sudah masuk stadium 4, tapi tidak bisa menjaga kadernya untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi," kata Koordinator Nasional POPS Tobu Galoga Lubis, Sabtu (27/2).

Sementara ada kenaikan signifikan terkait tingkat keterpilihn Partai Golkar hingga 18,7 persen dibandingkan hasil Pemilu 2019 yang disebabkan kekompakan kader kader partai yang ada di eksekutif dan legislatif baik di pusat maupun daerah, dalam mendorong program-program pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19 yang sudah memberikan perubahan menuju tren positif bagi kehidupan masyarakat.

Masih dari hasil survei POPS, lanjut Tobu Galoga Lubis, penurunan tingkat keterpilihan PDI Perjuangan yang hanya berkisar 0,13 persen, menandakan bahwa dampak tertangkapnya kader PDIP oleh KPK dalam kasus korupsi bansos (Jualiari P. Batubara) tidak banyak memberikan dampak yang signifikan, juga disebabkan karena faktor Keberhasilan Presiden Joko Widodo dalam memimpin pemerintahan di saat pandemi memberikan dampak pada suara PDIP.

Sementara tingkat keterpilihan Partai Demokrat mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan hasil Pemilu 2019 yaitu sebesar 7,77 persen menjadi 5,4 persen, karena persepsi masyarakat menyatakan ada potensi konflik di internal partai yang akan bisa menyebabkan kepengurusan ganda jelang Pemilu 2024.

"Dan dianggap juga sebagai partai yang paling gaduh di saat pandemi Covid-19," terang Tobu Galoga Lubis.

Berikut hasil pilihan masyarakat terhadap parpol jika pemilu digelar hari ini: PDIP (19,2 persen), Partai Golkar (18,7 persen), PKB (10,7 persen), Partai Gerindra (8,6 persen), Partai Nasdem (8,5 persen), Partai Demokrat (5,4 persen), PKS (4,7 persen), PPP (4,4 persen), dan PAN (2,4 persen).

"Dan sebanyak 17,4 persen responden tidak tahu, rahasia dan golput," demikian Tobu Galoga Lubis.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Menguat, Permintaan Dari Akar Rumput Agar Yenny Wahid Jadi Ketum PKB Gantikan Cak Imin
Politik

Menguat, Permintaan Dari Aka..

23 April 2021 05:20
Doa 1/3 Malam Untuk KRI Nanggala 402
Politik

Doa 1/3 Malam Untuk KRI Nang..

23 April 2021 04:21
Kucuran Rp 134 T Tak Cukup Pulihkan Ekonomi, Gde Siriana: Minimal Rakyat Dikasih Rp 300 T
Politik

Kucuran Rp 134 T Tak Cukup P..

23 April 2021 03:44
Dukung Paul Zhang Diadili, GAMKI: Pelaku Lain Juga Harus Ditindak
Politik

Dukung Paul Zhang Diadili, G..

23 April 2021 02:53
Targetkan 11 Kursi DPR Di 2024, Nasdem Jabar Gandeng Tokoh Hingga Selebgram
Politik

Targetkan 11 Kursi DPR Di 20..

23 April 2021 02:37
Kirab Obor Paskah, Anies: Jakarta Adalah Tempat Bertemunya Keberagaman
Politik

Kirab Obor Paskah, Anies: Ja..

23 April 2021 01:20
130 Juta Masyarakat Sulit Akses Perbankan, Ketua DPD RI: BI Harus Segera Buat Terobosan
Politik

130 Juta Masyarakat Sulit Ak..

23 April 2021 00:40
DPR Ungkap Nilai Kebudayaan Bisa Jadi 'Jamu' Efek Buruk Era Digital
Politik

DPR Ungkap Nilai Kebudayaan ..

23 April 2021 00:23