Demokrat Pecat 7 Kader, Pengamat: Kalau Partai Tidak Tegas, Kader Lain Bisa Bertanya-tanya

Adi Prayitno/Net

Meski melanggar AD/ART Partai Demokrat, Jhoni Allen Marbun dkk sebenarnya sudah sempat diperingatkan dan diberi kesempatan untuk menghentikan manuver politiknya.

Tetapi, peringatan itu tidak diindahkan dan dia tetap maju terus untuk memaksakan agenda politik pribadinya.

“Saya yakin orang-orang yang ditengarai terlibat mestinya sudah sempat diingatkan,” ujar pengamat politik Adi Prayitno dalam keterangannya, Sabtu (272).

“Tapi jika sudah diingatkan dan nekat jalan terus, pemecatan memang menjadi jalan yang tidak terhindarkan untuk menjaga kedaulatan dan kehormatan partai,” imbuhnya.

Jhoni dan kawan-kawannya diduga sudah bergerak sejak awal Januari, menelepon atau menemui sejumlah pengurus serta kader.

Mereka menjanjikan imbalan, tapi sekaligus juga memberi ancaman. Gerakan mereka sudah tercium sejak awal karena para kader yang diajak ketemu, memberi laporan.

Bagi Adi, dengan fakta-fakta itu kemudian langkah pemecatan yang diambil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menjadi tepat.

“Jika Partai tidak tegas, justru pengurus dan kader bisa bertanya-tanya, bahkan menimbulkan keragu-raguan, padahal saat ini sedang dibutuhkan soliditas internal yang kuat,” teranganya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat, Toni Mahasan menjelaskan, pemberhentian 7 kader yang telah dikabarkan DPP melalui surat edaran DPP nomor 04/INT/DPP.PD/II/2021 tanggal 26 Februari 2021.

Di mana, 7 orang tersebut adalah Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya dan Marzuki Alie.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

LaNyalla Berharap DPD Bersama Mahasiswa Dan Pemuda Sinergi Kawal Pembangunan Daerah
Politik

LaNyalla Berharap DPD Bersam..

23 April 2021 11:51
Hampir Kebobolan, Pimpinan Senator Minta Karantina 135 WNA India Diperpanjang Jadi 14 Hari
Politik

Hampir Kebobolan, Pimpinan S..

23 April 2021 11:47
Banyak Milenial Direkrut Teroris, GMNI: Program Deradikalisasi Hanya Berorientasi Proyek
Politik

Banyak Milenial Direkrut Ter..

23 April 2021 11:47
Azis Syamsuddin Diduga Fasilitasi Pertemuan Walikota Tanjung Balai Dan Penyidik KPK, Hensat: Nama Baik Parlemen Jadi Jelek
Politik

Azis Syamsuddin Diduga Fasil..

23 April 2021 11:20
Tidak Beretika Dan Permalukan DPR, Azis Syamsuddin Harus Diperoses MKD Dan Penegak Hukum
Politik

Tidak Beretika Dan Permaluka..

23 April 2021 10:33
Soal Wacana MLB, Elite PKB Lampung Masih Adem Ayem
Politik

Soal Wacana MLB, Elite PKB L..

23 April 2021 09:59
Puji Kerja Keras KPK, IPW: Mampukah Firli Seret Azis Ke Pengadilan Tipikor?
Politik

Puji Kerja Keras KPK, IPW: M..

23 April 2021 09:51
Periksa LKPJ Gubernur Aceh, Pansus DPRA Punya Waktu 30 Hari
Politik

Periksa LKPJ Gubernur Aceh, ..

23 April 2021 09:02