Farah.ID
Farah.ID

Cerita Pengalaman Naik Kereta Listrik Yogya-Solo Bareng Presiden, Ganjar Ngaku Diledek

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Senin, 01 Maret 2021, 15:31 WIB
Cerita Pengalaman Naik Kereta Listrik Yogya-Solo Bareng Presiden, Ganjar Ngaku Diledek
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo (kanan baju batik) bersama Presiden Joko Widodo saat menjajal Kereta Listrik rute Yogyakarta-Solo, Senin (1/3)/Repro
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo berkesempatan menjajal Kereta Listrik rute Yogyakarta-Solo, bersama Presiden Joko Widodo usai diresmikan hari ini.

Ternayata, momen tersebut membuat Ganjar berkesan, karena dia mengaku sempat diledek oleh Jokowi.

Politisi PDIP ini menceritakan kesan pertama menaiki Kereta Listrik Yogya-Solo ini sama dengan yang dia rasakan saat menjadi langganan kereta api hingga bertahun-tahun lamanya.

"Asyik saja sih, saya dulu orang yang naik kereta 9 tahun, jadi merasakan menarik, enak," ujar Ganjar setelah menjajal Kereta Listrik Yogya Solo yang berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan turun di Stasiun Klaten, Jawa Tengah, Senin (1/3).

Di luar itu, Ganjar menceritakan pengalamannya saat melihat kondisi Kereta Listrik yang bersih, sembari menyampaikan candaannya bersama Presiden waktu di dalam kereta.

"Yang enak, pertamanya bersih. KEduanya mungkin tidak berdesakan, karena sama Presiden tidak berdesakan ya," papar Ganjar sembari tertawa.

Namun pengalaman yang paling diingat dan paling menarik buat Ganjar adalah ketika diledek oleh Jokowi, karena kepalanya hampir terpentok dengan pintu Kereta Listrik.

"Cuman saya diledekin sama Pak Presiden, 'Pak Gubernur sundul ya?' Ternyata palangnya tadi tuh pas kok saya jalan, rasanya rambut saya diginiin ternyata kurang tinggi," jelas Ganjar tertawa.

Pada hari ini, Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta untuk melakukan serangkaian acara. Salah satunya yaitu meresmikan Pengoperasian jalur Kereta Listrik Yogyakarta-Solo.

Sebelum itu, Jokowi melayat ke upacara pemakaman Artidjo Alkostar dan meninjau Vaksinasi Covid-19 untuk pedagang Pasar Beringharjo dan pelaku usaha Malioboro dan sekitar Kota Yogyakarta.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA