Farah.ID
Farah.ID

Firli Bahuri Masuk 3 Besar Tokoh Harapan 2024, Pengamat: Kinerjanya Selalu Disorot Publik

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Selasa, 02 Maret 2021, 11:55 WIB
Firli Bahuri Masuk 3 Besar Tokoh Harapan 2024, Pengamat: Kinerjanya Selalu Disorot Publik
Ketua KPK RI Firli Bahuri/Net
Nama Ketua Komisi Pemberantasan Koripsi (KPK) Firli Bahuri memang layak masuk dalam tiga besar dalam polling Tokoh Harapan yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menjelaskan bahwa Firli sebagai ketua KPK memang layak untuk dijadikan tokoh luar partai yang layak maju di Pilpres 2024. Hal ini lantaran posisinya yang kini tengah menjadi sorotan publik.

Pemberantasan korupsi yang tengah dan akan terus dilakukan Firli, sambung Adib, akan menjadi perhatian publik. Aksi KPK yang tidak tebang pilih akan memberi penilaian publik bahwa Firli memang tokoh yang berintegritas dan layak untuk memimpin negeri.

“Jabatan Ketua KPK sangat prestisius dan kinerjanya selalu disorot oleh publik,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (2/3).

Bukan tidak mungkin, kata Adib, Firli akan menjadi tokoh yang akan jadi incaran di Pilpres 2024 mendatang. Namun demikian, Adib mengingatkan bahwa entry point Firli adalah pemberantasan korupsi. Sehingga Firli harus tetap fokus dalam penganganan korupsi agar terus mendapat lirikan publik.

“Ya, bisa jadi tokoh di luar parpol yang digaet nanti,” demikian Adib.

Dalam polling, ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memuncaki dengan raihan 11,09 persen dengan 6,948 pemilih, diikuti pada posisi kedua Menteri BUMN Erick Thohir dengan raihan 10,93 persen berkat sumbangan dari 6,846 pemilih.

Sementara Firli Bahuri memperoleh 10,62 persen dengan 6.651 pemilih.

Polling RMOL diselenggarakan sejak 23 hingga 28 Februari 2021 dan diikuti 62.628 pemilih dan dibagikan lebih dari 4.300 kali. Kordinator Poling RMOL, Denny NJA, menjelaskan bahwa redaksi Kantor Berita Politik RMOL memilihkan 24 tokoh yang kerap muncul dalam berbagai pemberitaan di media massa dan perbincangan di tengah masyarakat. Nama ke-24 tokoh itu kemudian dipersembahkan kepada masyarakat pembaca dalam sebuah polling.

“Polling ini tidak untuk mengukur elektabilitas. Tetapi, dari polling ini kita dapat memiliki gambaran mengenai pondasi dukungan untuk tokoh-tokoh tersebut,” ujar Denny NJA lagi.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA