Moeldoko Ikut Kudeta Bukan Isapan Jempol, Andi Arief Beberkan Data Pertemuan Di Hotel The Hill Sibolangit

Daftar tamu di Hotel The Hill Sibolangit yang dibeberkan di akun Twitter Andi Arief/Net

Tudingan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko ikut dalam gerakan kudeta Partai Demokrat bukan isapan jempol semata.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya bahkan membeberkan sejumlah fakta keterlibatan Moeldoko dalam kudeta.

Dia membeberkan pertemuan antara Moeldoko dengan sejumlah kader Partai Demokrat di Hotel The Hill di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Hanya saja, Andi Arief tidak merinci pasti tanggal pertemuan tersebut. Kabar menyebutkan bahwa pertemuan digelar hari ini hingga Sabtu (6/3).

“Ini bukan desas desus Pak Moeldoko dan sebagian kader akan melakukan kudeta. Temuan tim kami terjadi di Hotel The Hill di Sibolangit, Kab Deli Serdang,” ujarnya, Kamis (4/3).

Demokrat telah mengirim sejumlah tim ke lokasi untuk mencari tahu perihal pertemuan tersebut. Namun demikian, tim yang dikirim mendapat jawaban tak terduga dari pihak resepsionis. Di mana saat ditanya mengenai kegiatan Demokrat di hotel tersebut, resepsionis mengatakan tidak ada.

“Yang ada kegiatan GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) yang dilaksanakan selama 3 hari Kamis, Jumat, dan Sabtu,” ujarnya.

Tapi saat dicek tamu-tamu yang datang dari luar kota, ditemukan ada sejumlah nama yang familiar dengan Gerakan Pengambilalihan Kekuasaan Partai Demokrat (GPK-PD). Seperti Jhoni Allen, Nazaruddin, Marzuki Alie, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopacua, dan Moeldoko.

Dalam hal ini, Andi Arief turut mengunggah foto daftar hadir tamu dari resepsionis.

“Nama-nama tersebut di atas Jhoni Allen Marbun belum check in. Rencana mereka akan check in Hari Jumat. Info reception. Pada jam 24.00 WIB ditemukan di lapangan ajudan JhonI Allen Yaitu Roy Simanjuntak dan Ketua GAMKI Sumut Landen Marbun lagi meninjau hall kegiatan acara,” urainya.

Andi Arief mengatakan bahwa di lokasi acara belum ditemukan atribut Partai Demokrat. Dari daftar list, sambungnya, tidak ada ditemukan para ketua DPC se-Sumatera Utara.

“Kalau ada nama-nama bukan mantan pengurus yang sudah tidak menjabat lagi di DPD dan DPC beberapa propinsi dan kabupaten,” tegasnya.

“Seperti yang pernah kami sampaikan Pak Moeldoko akan menggunakan cara gila-gilaan yang penting ada KLB tanpa izin majelis tinggi dan mengjkutsertakan peserta ilegal,” lanjut Andi Arief.

Cara gila yang dimaksud adalah menggunakan dan memanipulasi nama GAMKI untuk acara mereka.

Di satu sisi, Andi Arief memastikan bahwa DPD dan DPC Demokrat secara resmi sudah solid tidak akan ikut dalam KLB.

Kolom Komentar


Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Ketua DPD Ajak Himpunan Artis Bersama-sama Perangi Pandemi
Politik

Ketua DPD Ajak Himpunan Arti..

20 April 2021 12:18
Soal Menteri Berinisial M Akan Direshuffle, Saiful Anam: Candaan PKB Yang Sedang Menghibur Diri
Politik

Soal Menteri Berinisial M Ak..

20 April 2021 12:12
Alumni ITB Ditangkap Polisi Korsel, Effendi Simbolon: Selama Tidak Melanggar, Kita Beri Perlindungan Hukum
Politik

Alumni ITB Ditangkap Polisi ..

20 April 2021 12:01
KH Hasyim Asyari Hilang Dalam Naskah Kamus Sejarah Indonesia, PKS Protes Keras
Politik

KH Hasyim Asyari Hilang Dala..

20 April 2021 11:54
Berharap Kondisi Di India Tidak Terjadi Di Indonesia, Tolong Jangan Colong Start Mudik
Politik

Berharap Kondisi Di India Ti..

20 April 2021 11:53
Banyak Kejanggalan, Ketua Komisi X Minta Buku Kamus Sejarah Indonesia Ditarik Dari Peredaran
Politik

Banyak Kejanggalan, Ketua Ko..

20 April 2021 11:36
Waspada, Colong Start Mudik Akan Mengancam Pertahanan Kesehatan
Politik

Waspada, Colong Start Mudik ..

20 April 2021 11:24
Ketum Prajaniti Hindu: Abdul Mu'ti Figur Yang Sangat Tepat Jadi Mendikbud
Politik

Ketum Prajaniti Hindu: Abdul..

20 April 2021 11:12