Pengajuan Sayuti Sebagai Calon Wagub Aceh Oleh PNA Tak Pengaruhi Putusan PDIP

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud, menyambut baik atas keputusan DPP PNA yang menunjuk Sayuti Abubakar sebagai calon wakil gubernur.

Namun hal ini tidak akan mempengaruhi keputusan PDIP yang juga berhak mencalonkan kandidat sendiri.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) telah menetapkan Sayuti Abubakar sebagai calon wakil Gubernur (Cawagub) Aceh mendampingi Nova Iriansyah dalam sisa masa jabatan 2017-2022. Penetapan itu dituangkan dalam surat keputusan yang diteken oleh Ketua Umum PNA, Irwandi Yusuf, dan wakilnya, Miswar Fuady.

"Kita apresiasi setiap langkah dan keputusan partai politik, terutama PNA sebagai partai pengusung Irwandi-Nova," ujar Muslahuddin, Sabtu (6/3), dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Namun, dijelaskan Muslahuddin, keputusan DPP PNA tersebut tak mempengaruhi hasil keputusan akhir dari partainya nanti. Karena penunjukan Sayuti, kata Muslahuddin, adalah keputusan internal PNA.

Muslahuddin juga menyebutkan hingga hari ini, pihaknya juga belum menetapkan satu nama cawagub dari PDIP.

Keputusan DPP PNA yang telah menetapkan satu calon Wagub Aceh itu akan dikomunikasikan lagi bersama empat partai pengusung lainnya. Dia mengatakan tidak akan memaksakan keinginan satu pihak dan mengabaikan keinginan pihak lain.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Daerah Aceh (PDA), Tgk Muhibbusabri, mengatakan, pihaknya belum bisa berbicara banyak terkait hasil keputusan sosok calon yang bakal duduk sebagai Wakil Gubernur Aceh.
Abi Muhib--sapaan Muhibussabri--menyarankan untuk menanyakan hal tersebut kepada ketua partai pengusung lainnya.

"Hana lon tukri jaweub le, adoe. Neuci tanyong bak ketua laen (saya tidak tahu jawabannya. Coba tanyakan kepada ketua umum partai lain)," ujar Abi Muhib.

Pasangan Irwandi-Nova dengan nomor urut 6 diusung oleh 5 partai politik baik nasional maupun lokal berhasil terpilih dalam pada Pilkada Aceh 2017. Kelima partai tersebut yakni Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Demokrat (PD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Daerah Aceh (PDA), dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Bamsoet: Jika Hilangnya KRI Nanggala-402 Karena Usia Uzur, Menhan Harus Lakukan Peremajaan
Politik

Bamsoet: Jika Hilangnya KRI ..

22 April 2021 17:55
Fotonya Jadi Sampul Laporan APBN, Komisi XI: Sri Mulyani Jalankan Misi Siapa?
Politik

Fotonya Jadi Sampul Laporan ..

22 April 2021 17:33
Undang Mendag Dan Mentan, KPK Bahas Kajian Tata Kelola Impor Komoditas
Politik

Undang Mendag Dan Mentan, KP..

22 April 2021 17:31
Tiba Di Kantor Demokrat, Presiden PKS Dan Rombongan Disambut Hangat AHY
Politik

Tiba Di Kantor Demokrat, Pre..

22 April 2021 16:54
Terbesar Di ASEAN, Industri Kaca Batang Jadi Angin Segar Bagi Tenaga Kerja Indonesia
Politik

Terbesar Di ASEAN, Industri ..

22 April 2021 16:46
Mengaku-ngaku Tokoh NU, Sangat Riskan Kalau Witjaksono Diplot Menteri Investasi
Politik

Mengaku-ngaku Tokoh NU, Sang..

22 April 2021 16:36
Prabowo Subianto: Pemerintah Dilema, Dahulukan Pertahanan Negara Atau Pembangunan Kesejahteraan Rakyat
Politik

Prabowo Subianto: Pemerintah..

22 April 2021 16:36
Ketua DPR: Jika KRI Nanggala-402 Bermasalah Karena Usia, Alutsista TNI Harus Dimodernisasi
Politik

Ketua DPR: Jika KRI Nanggala..

22 April 2021 16:14