Gelar Mubes IV Di Cirebon, Kosgoro 1957 Agendakan Pemilihan Ketua Umum Dan Susun Program Kerja

Sekretaris Panitia Pelaksana Mubes IV Kosgoro 1957 Kemas Ilham Akbar/Net

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong-Royong (Kosgoro) 1957 menyelenggarakan musyawarah besar (Mubes) IV di Hotel Aston, Cirebon, Jawa Barat.

Mubes IV Kosgoro 1957 dibuka Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, pada Minggu (7/8).

Sekretaris Panitia Pelaksana Mubes IV Kosgoro 1957 Kemas Ilham Akbar menjelaskan, mubes yang bertema "Penguatan Komitmen Kosgoro 1957 untuk Mempercepat Kemajuan Bangsa" ini memiliki sejumlah program kegiatan.

"Kita akan menentukan beberapa hal yang sifatnya stategis. Pertama pemilihan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, program kerja dan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya," kata Ilham.

Mubes yang dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (9/3) ini, juga dihadiri sejumlah kader Partai Golkar yang menjabat menteri kabinet.

Selain Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto yang menjabat Menko Perekonomian, juga hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menpora Zainudin Amali dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

"Hadir juga paguyuban anggota Kosgoro 1957 yang menjadi anggota Fraksi Partai Golkar di DPR," tuturnya.

Ilham juga menjelaskan mubes berlangsung khusus karena dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan sebagian berlangsung hybrid.

"Peserta mubes kita batasi hanya 200 orang padahal ruangan bisa menampung 2.500 peserta," katanya.

Panitia mubes juga bekerja sama dengan Satgas Pengendalian Covid-19 untuk melakukan test swab antigen dan menerapkan protokol 3M.

Di awal sebelum pembukaan Mubes IV Kosgoro 1957, Wamen Perdagangan Jerry Sambuaga sempat memberikan pemaparan tentang peluang dan kerja sama perdagangan di masa dan pasca pandemi Covid-19 kepada para peserta mubes baik yang hadir secara fisik dan virtual.

Dalam pemaparannya, Jerry Sambuaga mengatakan, mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdaganan (Kemendag) diantaranya menjaga stabilitas harga terutama inflasi.

Di samping itu, Kemendag juga diminta membantu pelaku UKM perdagangan agar dapat masuk ke dalam pasar ekspor termasuk memperbaiki struktur kerja dengan Balai Latihan Ekspor.

"Juga bagaimana Indonesia bisa menembus pasar non tradisional dengan cara seperti perjanjian kerjasama atau kemitraan," kata Jerry Sambuaga.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

LaNyalla Minta Polisi Tangkap Pihak Yang Ancam Pelapor Pemotongan Bansos
Politik

LaNyalla Minta Polisi Tangka..

22 April 2021 12:19
Keteledoran Hilmar Farid Seharusnya Tidak Selesai Dengan Minta Maaf
Politik

Keteledoran Hilmar Farid Seh..

22 April 2021 12:11
KRI Nanggala-402 Hilang, Pimpinan Komisi I: Sinyal Alutsista TNI Butuh Peremajaan
Politik

KRI Nanggala-402 Hilang, Pim..

22 April 2021 12:09
Stok Oksigen KRI Nanggala-402 Cukup Untuk 53 Orang
Politik

Stok Oksigen KRI Nanggala-40..

22 April 2021 11:48
Stafsus Jokowi: Suatu Saat, Anak Papua Bakal Jadi Presiden
Politik

Stafsus Jokowi: Suatu Saat, ..

22 April 2021 11:39
Parpol Koalisi Gemetaran, Khawatir Kadernya Terkena Reshuffle
Politik

Parpol Koalisi Gemetaran, Kh..

22 April 2021 11:29
Anies Pelan-pelan Sudah Realisasikan Janji
Politik

Anies Pelan-pelan Sudah Real..

22 April 2021 11:25
Terkait Vaksin Nusantara, Presiden Dan DPR Wajiban Dukung Dan Lindungi Riset dr. Terawan
Politik

Terkait Vaksin Nusantara, Pr..

22 April 2021 10:59