Temuan Vaksin Covid-19 Palsu Di Afrika Selatan, Sahroni: Waspada, Pasar Yang Besar Jadi Peluang Vaksin Palsu Masuk Indonesia

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Pemerintah Indonesia harus mewaspadai kabar temuan vaksin Covid-19 palsu di China dan Afrika Selatan. Karena dengan market yang besar, Indonesia berpotensi jadi target untuk dimasuki vaksin palsu ini.

Informasi vaksin palsu ini muncul dari Badan Koordinasi Kepolisian Global interpol terkait temuan adanya sindikat global distributor vaksin virus corona atau Covid-19 palsu di China dan Afrika Selatan.

Terkait kabar tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, meminta Kepolisian untuk segera turun tangan serta melipatgandakan pengawasan terhadap distribusi pengedaran vaksin di Indonesia.

“Adanya isu terkait vaksin palsu yang tersebar di beberapa negara di Asia dan Afrika ini sungguh menghawatirkan. Memang untuk saat ini vaksin palsu tidak ditemukan di Indonesia, akan tetapi, dengan ada informasi tersebut kita perlu waspada," ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (9/3).

"Saya meminta kepada Polri untuk mengawal penuh, mengawasi jalur distribusi, serta melakukan upaya mitigasi mencegah peredaran vaksin palsu ini,” imbuhnya.

Menurut Sahroni, meskipun vaksin palsu belum ditemukan, Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan dimasuki vaksin palsu tersebut.

“Besarnya penduduk Indonesia yang harus divaksin membuat potensi orang-orang jahat yang ingin memasukkan vaksin palsu sangat besar. Banyak permintaan, supply-nya juga masih sedikit, hingga peluang vaksin palsu juga semakin tinggi," papar Sahroni.

Lebih Lanjut, legislator Partai Nasdem ini menyebutkan, pengawasan ini penting dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai munculnya kasus vaksin palsu menurunkan kepercayaan masyarakat Indonesia untuk melakukan vaksinasi.

“Pemerintah kita sedang berupaya mensosialisasikan pentingnya melakukan vaksin Covid-19. Jangan sampai temuan vaksin palsu ini menimbulkan rasa ketakutan dan ketidakpercayaan masyarakat Indonesia untuk melakukan vaksinasi. Karenanya, peredaran vaksin palsu ini perlu betul-betul diantisipasi,” demikian Sahroni.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

LaNyalla Minta Polisi Tangkap Pihak Yang Ancam Pelapor Pemotongan Bansos
Politik

LaNyalla Minta Polisi Tangka..

22 April 2021 12:19
Keteledoran Hilmar Farid Seharusnya Tidak Selesai Dengan Minta Maaf
Politik

Keteledoran Hilmar Farid Seh..

22 April 2021 12:11
KRI Nanggala-402 Hilang, Pimpinan Komisi I: Sinyal Alutsista TNI Butuh Peremajaan
Politik

KRI Nanggala-402 Hilang, Pim..

22 April 2021 12:09
Stok Oksigen KRI Nanggala-402 Cukup Untuk 53 Orang
Politik

Stok Oksigen KRI Nanggala-40..

22 April 2021 11:48
Stafsus Jokowi: Suatu Saat, Anak Papua Bakal Jadi Presiden
Politik

Stafsus Jokowi: Suatu Saat, ..

22 April 2021 11:39
Parpol Koalisi Gemetaran, Khawatir Kadernya Terkena Reshuffle
Politik

Parpol Koalisi Gemetaran, Kh..

22 April 2021 11:29
Anies Pelan-pelan Sudah Realisasikan Janji
Politik

Anies Pelan-pelan Sudah Real..

22 April 2021 11:25
Terkait Vaksin Nusantara, Presiden Dan DPR Wajiban Dukung Dan Lindungi Riset dr. Terawan
Politik

Terkait Vaksin Nusantara, Pr..

22 April 2021 10:59