Farah.ID
Farah.ID

Harapan Khofifah, MoU BPN-Pengadilan Tinggi Agama Mampu Hindari Konflik Sosial

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 09 Maret 2021, 23:46 WIB
Harapan Khofifah, MoU BPN-Pengadilan Tinggi Agama Mampu Hindari Konflik Sosial
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil/Ist
Realisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Jatim tahun hingga 100 persen di tahun 2020 menuai apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah berharap, capaian tersebut juga menular ke target PTSL tahun 2021 agar bisa tercapai 100 persen.

Hal itu disampaikan Khofifah saat pemberian penghargaan kinerja PTSL 2020, penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman, serta pembukaan pelatihan Petugas Pengelola Pertanahan Daerah (P3D) Provinsi Jatim di Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jatim, Jalan Gayung Kebonsari Surabaya, Selasa (9/3).

Khofifah mengatakan, program PTSL ini menjadi bagian dari percepatan penerbitan sertifikat hak atas tanah masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program PTSL ini menjadi upaya dalam memberikan keadilan bagi para pemilik lahan. Untuk itu support dari Pak Menteri ATR/ BPN termasuk berkenan hadir langsung di sini memberi resonansi dan energi penguatan percepatan program ini," kata Khofifah.

Capaian positif tersebut diharapkan menular di tahun 2021 ini. Namun capaian tersebut butuh kerja sama, sinergi dan partisipasi dari berbagai pihak. Apalagi, saat ini masih dalam situasi pandemi.

Untuk itu, Khofifah juga menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman antara Kanwil Pertanahan Jatim dengan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya tentang layanan terpadu dalam rangka percepatan pengurusan penetapan ahli waris.

"Ini akan bisa memberikan jaminan bagi para ahli waris, serta memberikan penguatan warisan menjadi tersertifikasi. Ini akan menghindari kemungkinan terjadinya konflik sosial di internal paling kecil, yakni keluarga,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA