Belajar Dari Kasus Romahurmuziy, PPP Jangan Terlena Sohorkan Milenial Tanpa Estafet Rapi

Peneliti senior LIPI, Siti Zuhro/Repro

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disarankan agar tidak terlena dengan menyohorkan millenial tanpa proses estafet kepemimpinan yang rapi dalam hal jenjang kaderisasi.

Begitu disampaikan Peneliti Senior LIPI, Prof Siti Zuhro saat menjadi narasumber dalam acara diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Islah PPP: Rapatkan Barisan Gapai Kemenangan" pada Jumat (19/3).

"Memang Ketua Umumnya bukan orang muda tapi kalau saya bukan aliran yang selalu seolah-olah antipati dengan orang tua, tidak. Bahwa asumsi yang terlalu menyohor-nyohorkan orang muda kadang keliru juga, tidak seluruhnya tepat. Jadi tetap saja ada estafet yang rapih, tidak lompat-lompat," ujar Siti Zuhro.

Pasalnya, menurut pengamat politik senior ini, Ketua Umum PPP sebelum Suharso Monoarfa, yakni Romahurmuziy alias Romi, pada akhirnya terbukti nyaris membawa partai berlambang ka'bah tidak lolos dalam Pemilu 2019 lalu.

"Yang dilakukan oleh PPP kemarin dipimpin orang muda, tapi kan tidak terbukti juga. Malah emmbuat nyaris PPP di Pemilu 2019 itu hilang," tuturnya.

Atas dasar itu, Siti Zuhro menyarankan, pengalaman PPP sebelum-sebelumnya harus diantisipasi oleh pengurus yang baru. Kedepannya, asumsi-asumsi soal millenial itu harus ditopang oleh proses kaderisasi yang matang dan rapih.  

"Itu (Romy terjerat rasuah) pengalaman yang sangat pahit bagi PPP untuk tidak diulang. Kedepan jangan sampai mengulang asumsi-asumsi orang muda segalanya tadi itu. Saya termasuk yang tidak percaya itu," tuturnya.

"Jadi ketika mengelola negara silakan PPP dengan kader-kader andalannya, sudah mulai membuat list-nya siapa-siapa yang memang patut dikedepankan, dijual istilahnya," demikian Siti Zuhro.

Turut hadir dalam serial diskusi daring yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL tersebut yakni Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Anggota Majelis Kehormatan PPP Djan Faridz.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Arsul Sani: Pernyataan Presiden Jokowi Sesuai Komitmen Pembentuk UU 19/2019
Politik

Arsul Sani: Pernyataan Presi..

17 Mei 2021 17:54
Arief Poyuono: Ada Oknum DPR Inisial AW Dan AD Jadi Beking Penimbun Gula
Politik

Arief Poyuono: Ada Oknum DPR..

17 Mei 2021 16:44
Temuan Muhammadiyah, Masih Banyak Masyarakat Tidak Percaya Covid-19
Politik

Temuan Muhammadiyah, Masih B..

17 Mei 2021 16:12
MCCC Muhammadiyah Apresiasi Masyarakat Tidak Mudik
Politik

MCCC Muhammadiyah Apresiasi ..

17 Mei 2021 16:08
Masih Ada Peluang, Jokowi Sarankan Pegawai KPK Yang Gagal TWK Ikuti Pendidikan Kedinasan Wawasan Kebangsaan
Politik

Masih Ada Peluang, Jokowi Sa..

17 Mei 2021 15:56
Nasib 75 Pegawai KPK Tidak Lolos TWK, Jokowi Sependapat Dengan Putusan MK
Politik

Nasib 75 Pegawai KPK Tidak L..

17 Mei 2021 15:38
Halal Bihalal KPK, Firli Bahuri Sambangi Pegawai Ke Ruang Kerja
Politik

Halal Bihalal KPK, Firli Bah..

17 Mei 2021 15:34
Presiden Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Untuk Perbaikan KPK
Politik

Presiden Jokowi: Hasil TWK H..

17 Mei 2021 15:30