Gde Siriana: Teror Bom Di Rumah Ahmad Yani, Teror Anti Demokrasi

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf/Net

Benda mencurigakan menyerupai bom yang ditemukan di kediaman Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani di Cipinang Indah, Jakarta Timur, adalah bentuk teror anti demokrasi.

"Teror ini merupakan anti demokrasi dari pihak-pihak yang tidak menyukasi kritik pada pemerintah," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, kepada wartawan, Jumat (26/3).

Bagi Gde Siriana, teror semacam itu juga menjadi bukti bahwa pemerintah terbuka pada kritik menjadi semacam bualan semata.

"Ini jadi bukti bahwa keinginan pemerintah agar masyarakat aktif mengkritik pemerintah hanya pepesan kosong," ketusnya.

Gde menilai, dalam situasi pandemi Covid-19 ini justru makin marak korupsi yang bisa terlupakan dengan teror pada demokrasi.

"Tentu teror ini bertujuan agar masyarakat tidak peduli lagi soal-soal korupsi. Juga persoalan kelemahan pemerintah selama ini khusunya dalam ekonomi dan penanganan pandemi," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Said Abdullah Ingatkan Kebijakan Fiskal Harus Beri Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi
Politik

Said Abdullah Ingatkan Kebij..

10 Mei 2021 12:12
Kebiadaban Israel Sudah Di Luar Nalar, Fahira Idris: Setara Teroris
Politik

Kebiadaban Israel Sudah Di L..

10 Mei 2021 11:23
Pegawai KPK Dengan Keahlian Tertentu Bisa Direkrut Lewat PPPK
Politik

Pegawai KPK Dengan Keahlian ..

10 Mei 2021 11:14
Diduga Terjaring OTT KPK, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat Punya Harta Rp 116 M
Politik

Diduga Terjaring OTT KPK, Bu..

10 Mei 2021 10:56
Arsul Sani: Jadi Aneh Kalau Warga Sendiri Dibatasi, Tapi Asing Tidak
Politik

Arsul Sani: Jadi Aneh Kalau ..

10 Mei 2021 10:47
TKA China Kembali Masuk Indonesia, Bukti Pemerintah Tak Serius Kendalikan Pandemi Covid-19
Politik

TKA China Kembali Masuk Indo..

10 Mei 2021 10:43
Polemik TWK, Mantan Ketua KSAN Usulkan Seleksi Ulang Bagi 75 Pegawai KPK
Politik

Polemik TWK, Mantan Ketua KS..

10 Mei 2021 10:27
ProDEM: Kebijakan Diskriminatif Jokowi Yang Selalu Berpihak Pada China Bisa Timbulkan Kemarahan Rakyat
Politik

ProDEM: Kebijakan Diskrimina..

10 Mei 2021 10:12