Dua Komisioner KPU Yang Ditersangkakan Polres Boven Digoel Jadi Contoh Sebab Indeks Demokrasi Indonesia Turun

Eks Koordinator Divisi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz dalam diskusi virtual MMD Institute bertajuk 'Menguji Daya Tahan Demokrasi', Sabtu (27/3)/Repro

Penegakan hukum yang terjadi dalam kaitannya dengan Pilkada Serenatak 2020 dinilai menjadi salah satu contoh sebab indeks demokrasi Indonesia menurun, menurut banyak lembaga dunia.

Eks Koordinator Divisi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz mengatakan, dirinya mendapat informasi bahwa dua komisioner Komisi Pemilihan umum (KPU), ditetapkan sebagai tersangka, karena meminta jajaran KPUD Bovel Digoel mendiskualifikasi satu calon yang tidak memenuhi syarat.

"Hari ini kami mendapat informasi, di persidangan sebelumnya dua Komisioner KPU, Pak Hasyim Asyari dan Arief Budiman ditetapkan sebagai tersangka," ujar Donal dalam diskusi virtual MMD Institute bertajuk 'Menguji Daya Tahan Demokrasi', Sabtu (27/3).

Donal menilai, penegakan hukum terkait Pilkada Boven Digoel ini sudah kebablasan. Karena pada faktanya, KPU RI telah berbuat benar karena memerintahkan KPUD setempat mendiskualifikasi Yusak Yaluwo yang merupakan mantan narapidana korupsi, namun ketika mencalonkan dia belum melewati masa jeda 5 tahun, sebagaimana aturan yang ditetapkan KPU.

"Ini ironis ketika KPU RI mengirimkan surat ke KPU Boven Digoel untuk melakukan diskualifikasi ke Yusak, mantan narapidana korupsi, yang belum lima tahun melewati masa jeda," ucap Donal.

"Tidak boleh penyelenggara pemilu yang beritikad baik, karena paslon tertentu belum jeda, ditersangkakan. Dari kompetensi yuridiksi ini seharusya tidak boleh dilakukan penyelenggara negara. Indeks demokrasi kita menurun juga karena penegakan hukum," tandasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Jangan Tinggal Diam, Pemerintah RI Diminta Layangkan Protes Atas Rencana Jepang Buang Limbah Nuklir Ke Laut
Politik

Jangan Tinggal Diam, Pemerin..

10 Mei 2021 00:08
Tak Elok Pegawai KPK Yang Tidak Lulus TWK Mempertanyakan Materi Soal
Politik

Tak Elok Pegawai KPK Yang Ti..

09 Mei 2021 23:50
Prediksi Indo Barometer: Perseteruan Bobby Nasution Dan Edy Rahmayadi Bakal Berlanjut Hingga Pilgub Sumut 2024
Politik

Prediksi Indo Barometer: Per..

09 Mei 2021 23:35
Polemik TWK, Anggota Fraksi Golkar Sarankan Remedial Training
Politik

Polemik TWK, Anggota Fraksi ..

09 Mei 2021 22:19
Presiden Dipermalukan Oleh Dapur Komunikasi Pemerintah Yang Sedang Galau
Politik

Presiden Dipermalukan Oleh D..

09 Mei 2021 21:57
Ajakan Beli Bipang Online Bukti Jokowi Mudah Disetir Orang Sekelilingnya
Politik

Ajakan Beli Bipang Online Bu..

09 Mei 2021 21:22
100 Hari Kapolri Jenderal Listyo, Pengamat Intelijen: Perubahan ke Arah Positif Sudah Dimulai
Politik

100 Hari Kapolri Jenderal Li..

09 Mei 2021 20:17
WNA China Berdatangan Saat Larangan Mudik, Garda Bangsa: Memang Tidak Bisa Ditunda?
Politik

WNA China Berdatangan Saat L..

09 Mei 2021 19:58