Sambut Perhatian Jokowi, GMNI Pastikan Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Ketua Umum GMNI, Imanuel Cahyadi/Net

Perhatian Presiden Joko Widodo terhadap Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang merayakan Dies Natalis ke-67 disambut positif.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi melalui sebuah video mengajak GMNI untuk tetap berdiri di depan melawan gerakan radikalisme, merawat kebhinnekaan dan toleransi. Presiden juga menyampaikan harapannya agar GMNI terus memperjuangkan Trisakti Bung Karno.

"Kami memyambut baik arahan Presiden Jokowi terhadap GMNI. Kami percaya dengan pelaksanaan Trisakti Bung Karno, maka Indonesia akan dapat mewujudkan cita-cita proklamasi sebagaimana tema dies natalis ini, yaitu memerdekakan Bangsa Indonesia dari segala bentuk penjajahan dan membentuk tatanan masyarakat yang berkeadilan sosial seperti yang tertuang dalam sila kelima Pancasila," kata Ketua Umum GMNI, Imanuel Cahyadi, Rabu (31/3).

Sama halnya dengan Presiden Jokowi, Imanuel juga turut merespons persoalan bangsa saat ini. Menurutnya, GMNI akan selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal toleransi.

"Namun, permasalahan bangsa saat ini tidak hanya soal intoleransi, tapi juga soal kemandirian ekonomi, kemandirian pangan, dan persoalan demokrasi," tuturnya.

Ia kemudian menyoroti maraknya isu impor pangan di berbagai sektor, seperti beras, gula, garam, dan daging. Persoalan impor pangan tersebutlah yang dinilai harus segera diselesaikan oleh pemerintahan Jokowi.

"Karena ini adalah persoalan mendasar masyarakat. Jangan sampai Indonesia larut dalam kebijakan impor. Indonesia seharusnya mampu menjalankan konsep kedaulatan pangan," sambungnya.

Di momen dies natalis ke-67, GMNI memastikan akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah yang mengawal jalannya pembangunan dan pemerintahan agar sesuai dengan konsepsi Trisakti Bung Karno.

"Saya berharap kebijakan yang dibuat pemerintahan Pak Jokowi akan selalu berlandaskan konsep Trisakti Bung Karno agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ketua Setara Institute: Hal Biasa, Lumrah
Politik

75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ke..

15 Mei 2021 12:11
Indonesia Lembek Terhadap Situasi Palestina, Andi Arief Singgung Penawaran Uang Damai Rp 28,5 Triliun Dengan Israel
Politik

Indonesia Lembek Terhadap Si..

15 Mei 2021 09:58
WN China Terus Berdatangan, Pimpinan MPR: Bukti Pemerintah Tidak Empati Kepada Rakyat
Politik

WN China Terus Berdatangan, ..

15 Mei 2021 08:39
Capres 2024 Akan Terjadi Pertarungan Elektabilitas Calon Dan Otoritas Kekuasaan Parpol
Politik

Capres 2024 Akan Terjadi Per..

14 Mei 2021 23:24
Respons Insiden Babi Panggang Ambawang, Prof Yusril: Tidak Terjadi Kalau Mensesneg Memahami Tugasnya
Politik

Respons Insiden Babi Panggan..

14 Mei 2021 22:12
Airlangga Hartarto: Golkar Mengecam Keras Serangan Tentara Israel Ke Palestina
Politik

Airlangga Hartarto: Golkar M..

14 Mei 2021 21:47
110 WNA China Datang Saat Lebaran, PKS Minta Pemerintah Jelaskan Ke Publik Apa Yang Dikerjakan Di Indonesia
Politik

110 WNA China Datang Saat Le..

14 Mei 2021 21:03
Bisa Seperti Jokowi, Ganjar Akan Dimenangkan Saat Mega Menetapkan Sebagai Capres
Politik

Bisa Seperti Jokowi, Ganjar ..

14 Mei 2021 20:10