Anies-Ganjar Berpotensi Diusung Nasdem, Pengamat: Salah Satu Harus Jadi Kader

Anies dan Ganjar berpotensi jadi jagoan Nasdem di 2024/Net

Potensi diusungnya Prabowo Subianto-Puan Maharani sebagai wujud koalisi PDI Perjuangan dan Partai Demokrat akan membuat Partai Nasdem memilih keluar dari koalisi.

Apalagi, Nasdem juga dinilai bakal menjagokan Anies Baswedan untuk diduetkan dengan Ganjar Pranowo yang berat untuk menyaingi Puan sebagai sesama kader PDIP.

Sebagian kalangan berpendapat, jika Anies Baswedan jadi diusung Nasdem dan Ganjar yang memiliki elektabilitas tinggi tidak diusung PDIP, maka keduanya akan masuk dalam kalangan profesional bukan kader partai.

Namun demikian, Nasdem kecil kemungkinan untuk mengusung capres cawapres yang keduanya dari kalangan profesional, lantaran harus melewati konvensi dan berkoalisi dengan parpol lain dalam menghimpun kekuatan menuju Pilpres 2024 mendatang.

Karena itu, menurut pengamat politik Dedi Kurnia Syah, salah satu calon harus menjadi kader partai politik, agar bisa diusung dan partai tidak rugi terlalu banyak.

"Rasionalisasinya jika Nasdem mengusung Anies-Ganjar, maka salah satunya perlu menjadi kader Nasdem. Anies Baswedan bukan persoalan jika harus berlabuh di Nasdem, juga Ganjar tidak akan sulit berganti Parpol jika memang elektabilitasnya tidak diakomodir oleh PDIP,” ucap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/4).

"Tetapi ini bukan perkara sesederhana itu, tentu ada bargaining power yang lazim untuk dapat mengusung Ganjar, karena jika PDIP tidak mengusungnya tetap saja ia akan dipertahankan berada di kubu Megawati tentu tentu dengan tawaran-tawaran yang tidak kecil,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ini.

Dedi pun mengatakan, elektabilitas Ganjar tinggi di sejumlah lembaga survei. Sehingga memiliki daya tawar dan menarik untuk dilamar parpol lain.

"Bagaimanapun, muara politik kita masih mengacu pada elektabilitas, sehingga Ganjar seharusnya memang punya daya tawar bagi Parpol lain, ini jika memang PDIP tidak akomodatif,” demikian Dedi Kurnia Syah.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ketua Setara Institute: Hal Biasa, Lumrah
Politik

75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ke..

15 Mei 2021 12:11
Indonesia Lembek Terhadap Situasi Palestina, Andi Arief Singgung Penawaran Uang Damai Rp 28,5 Triliun Dengan Israel
Politik

Indonesia Lembek Terhadap Si..

15 Mei 2021 09:58
WN China Terus Berdatangan, Pimpinan MPR: Bukti Pemerintah Tidak Empati Kepada Rakyat
Politik

WN China Terus Berdatangan, ..

15 Mei 2021 08:39
Capres 2024 Akan Terjadi Pertarungan Elektabilitas Calon Dan Otoritas Kekuasaan Parpol
Politik

Capres 2024 Akan Terjadi Per..

14 Mei 2021 23:24
Respons Insiden Babi Panggang Ambawang, Prof Yusril: Tidak Terjadi Kalau Mensesneg Memahami Tugasnya
Politik

Respons Insiden Babi Panggan..

14 Mei 2021 22:12
Airlangga Hartarto: Golkar Mengecam Keras Serangan Tentara Israel Ke Palestina
Politik

Airlangga Hartarto: Golkar M..

14 Mei 2021 21:47
110 WNA China Datang Saat Lebaran, PKS Minta Pemerintah Jelaskan Ke Publik Apa Yang Dikerjakan Di Indonesia
Politik

110 WNA China Datang Saat Le..

14 Mei 2021 21:03
Bisa Seperti Jokowi, Ganjar Akan Dimenangkan Saat Mega Menetapkan Sebagai Capres
Politik

Bisa Seperti Jokowi, Ganjar ..

14 Mei 2021 20:10