Konsolidasi Di Kaki Gunung Merapi, AHY: Tetap Waspada, Jangan Lengah!

Ketum Partai Demokrat AHY saat bertemju pengurusnya di Yogyakarta/RMOL

Paska Kemenkumham memutuskan untuk menolak pengesahan KLB Deli Serdang kubu Moeldoko, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan konsolidasi internal.

AHY untuk pertama kalinya menggelar pertemuan tatap muka dengan para kader Partai Demokrat se Yogyakarta di Bumi Perkemahan Kaliurang, Sleman, tepatnya di kaki Gunung Merapi, Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, AHY bersyukur bisa kembali bertatap muka langsung bersama para kader Partai Demokrat.

"Saya hadir spesial, karena ini pertama kali saya melakukan kunjungan lagi setelah pengumuman dari pemerintah. Kita ketahui terjadi KLB ilegal yang dilakukan oleh segelintir orang, berkomplot bersama dengan aktor eksternal. Jadi ini pertama kali saya keluar dari Jakarta setelah melewati badai yang terjadi di Partai Demokrat,” kata AHY dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (5/4).  

AHY juga berterimakasih dan bangga kepada semua pimpinan, pengurus, dan kader termasuk anggota DPRD di seluruh Indonesia, juga di Yogyakarta.

Karena sejak awal hingga kini masih menunjukkan keberanian dan konsistensinya.

"Saya kalau tampil di publik tegas dan tegar, itu pasti juga ada alasannya. Karena saya didukung oleh para kader yang tegar dan tegas juga untuk mendukung saya dan menyampaikan kalau ini tidak benar,” tegasnya.

AHY juga menyatakan, perjuangan melawan kelompok yang tergabung dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) bukan hanya melulu ancaman bagi Partai Demokrat. Tapi, kata dia, juga bagi demokrasi di Indonesia.  

“Kita tempuh semua jalur, baik itu jalur perjuangan hukum, perjuangan politik, dan juga perjuangan sosial bersama-sama dengan berbagai kalangan masyarakat yang kita tahu juga ramai memberikan simpati, empati, dan juga dukungan langsung maupun tidak langsung, terbuka maupun tertutup kepada Partai Demokrat,” tuturnya.

Terakhir, AHY mengingatkan kepada para kader agar tidak lengah atas situasi apapun yang terjadi diinternal maupun eksternal Partai Demokrat.

“Bukan tanpa alasan karena alhamdulillah kita melakukan langkah-langkah yang cepat dan terukur, tegas, tidak lembek, tapi juga masih beretika. Ke depan kita tidak boleh lengah, tetap waspada, tetap siaga. Karena tidak ada kata tuntas dalam pertarungan politik,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Detik-detik Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Gus Ami: Perusahaan Jangan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR
Politik

Gus Ami: Perusahaan Jangan P..

12 Mei 2021 12:15
Saran Din Syamsuddin: Jokowi Minta Maaf Soal Bipang Dan Umat Islam Memberi Maaf
Politik

Saran Din Syamsuddin: Jokowi..

12 Mei 2021 11:38
Kutuk Israel, MUI: Jika Dunia Mau Terbebas Dari Terorisme, Maka Penjajahan Harus Dihentikan
Politik

Kutuk Israel, MUI: Jika Duni..

12 Mei 2021 09:52
Didampingi Kapolri, Puan Maharani Tinjau Bandara Soetta Dan Tol Cikampek
Politik

Didampingi Kapolri, Puan Mah..

12 Mei 2021 09:42
Demi Perlakuan Yang Sama, Pegawai Di Setiap Lembaga Negara Harus ASN
Politik

Demi Perlakuan Yang Sama, Pe..

12 Mei 2021 08:47
Di Hari Terakhir Ramadhan, Mahfud MD Bersedih Melewatkan Kesempatan Beribadah
Politik

Di Hari Terakhir Ramadhan, M..

12 Mei 2021 08:21
Catatan Kemenhub: Mobil Yang Keluar Dari Jakarta Mencapai 138 Ribu Lebih Per Hari
Politik

Catatan Kemenhub: Mobil Yang..

12 Mei 2021 07:58
Saran Pimpinan Komisi III: Pegawai KPK Yang TMS Diprioritaskan Jadi Tenaga P3K
Politik

Saran Pimpinan Komisi III: P..

12 Mei 2021 07:35