Datangi Fraksi PDIP, Forum Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya Minta Batas Waktu Restrukturisasi Polis Diundur

Pertemuan antara perwakilan FPBNJ dengan sejumlah anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan/Ist

Forum Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya (FPBNJ) melakukan audiensi dengan fraksi PDI Perjuangan DPR RI untuk membahas beberapa permasalahan yang terjadi dalam restrukturisasi Polis Jiwasraya.

Ketua forum Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya, Syahrul Tahir, kembali mempertanyakan tiga opsi restrukturisasi Jiwasraya yang sangat merugikan nasabah pensiunan BUMN. Bahkan berpotensi melanggar Undang-undang nomor 11 tahun 1992 tentang dana pensiun.

"Kami datang dalam audiensi ini untuk menyampaikan aspirasi jeritan jutaan pensiunan BUMN yang selama aktif bekerja, mengumpulkan dari gaji kami yang dipotong, wajib untuk mengikuti tunjangan hari tua sesuai undang-undang yang ditempatkan di PT Asuransi Jiwasraya di bawah pengelolaan BUMN RI," kata Syahrul Tahir, Kamis (8/4).

Syahrul juga menyampaikan pandangannya perihal pemotongan uang pensiunan bulanan yang besarnya mencapai 74% dari yang diterima saat ini, akan sangat memberatkan ekonomi dan kehidupan para pensiunan yang dulu telah ikut berjasa memajukan negara melalui pengabdiannya di perusahaan negara.

Jiwasraya juga diminta oleh pemerintah agar pemegang saham melakukan top-up anuitas Jiwasraya bagi pensiunan persero BUMN senilai Rp 4,6 triliun

Sementara itu, politikus PDIP yang juga Ketua Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, mengaku turut berempati terhadap nasib forum pensiunan BUMN nasabah Jiwasraya.

Dirinya juga heran karena pemotongan dana pensiun bisa mencapai 74 persen. Karena seharusnya hak pensiunan tidak dikurangi seperti tercantum dalam UU No 11/1992.

Fraksi PDIP juga meminta agar dilakukan duduk bersama antara FPBNJ dengan jiwasraya untuk mencari jalan keluar, sesuai dengan penjelasan OJK yang mengatakan harus ada persetujuan dari pihak nasabah.

"Untuk memberikan waktu yang cukup bagi Jiwasraya dan Forum Pensiunan BUMN untuk menemukan formulasi solusi yang sama-sama bisa diterima kedua belah pihak," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut forum Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya juga mengusulkan agar batas waktu persetujuan restrukturisasi polis anuitas yang ditetapkan Jiwasraya tanggal 30 April 2021 diundur, mengingat umumnya pensiunan BUMN sedang melakukan sosialisasi kepada pihak Jiwasraya.

"Serta merekomendasikan agar Polis Anuitas Pensiunan dikecualikan dari program Restrukturisasi polis Jiwasraya, dan tidak keberatan terhadap pengelolaan polis nantinya dialihkan kepada IFG Life yang akan menggantikan peran Jiwasaraya, dengan kondisi lebih baik," tandas Sahrul.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direksi IFG (Indonesia Financial Group), serta beberapa politisi PDIP seperti Andreas Eddy Susetyo, Masinton Pasaribu, dan Sihar Sitorus.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Ketua DPD Ajak Himpunan Artis Bersama-sama Perangi Pandemi
Politik

Ketua DPD Ajak Himpunan Arti..

20 April 2021 12:18
Soal Menteri Berinisial M Akan Direshuffle, Saiful Anam: Candaan PKB Yang Sedang Menghibur Diri
Politik

Soal Menteri Berinisial M Ak..

20 April 2021 12:12
Alumni ITB Ditangkap Polisi Korsel, Effendi Simbolon: Selama Tidak Melanggar, Kita Beri Perlindungan Hukum
Politik

Alumni ITB Ditangkap Polisi ..

20 April 2021 12:01
KH Hasyim Asyari Hilang Dalam Naskah Kamus Sejarah Indonesia, PKS Protes Keras
Politik

KH Hasyim Asyari Hilang Dala..

20 April 2021 11:54
Berharap Kondisi Di India Tidak Terjadi Di Indonesia, Tolong Jangan Colong Start Mudik
Politik

Berharap Kondisi Di India Ti..

20 April 2021 11:53
Banyak Kejanggalan, Ketua Komisi X Minta Buku Kamus Sejarah Indonesia Ditarik Dari Peredaran
Politik

Banyak Kejanggalan, Ketua Ko..

20 April 2021 11:36
Waspada, Colong Start Mudik Akan Mengancam Pertahanan Kesehatan
Politik

Waspada, Colong Start Mudik ..

20 April 2021 11:24
Ketum Prajaniti Hindu: Abdul Mu'ti Figur Yang Sangat Tepat Jadi Mendikbud
Politik

Ketum Prajaniti Hindu: Abdul..

20 April 2021 11:12