Pelaku Pemalsuan Identitas WN Belanda Di Ambon Harus Disanksi Tegas

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Kasus pemalsuan identitas terjadi di Kota Ambon, Maluku. Seorang warna negara (WN) Belanda, berinisial GDFM memalsukan data menjadi WNI dan tarcatat di data kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengecam tindakan tersebut. Dia berharap sanksi tegas diberikan untuk seluruh pelaku pemalsuan data.

"Kasus pemalsuan data WNA menjadi WNI sudah lama dan banyak terjadi. Namun diduga perangkat RT dan RW menutupi masalah ini, dan WNA tersebut merasa sudah betah tinggal di Indonesia dan merasa aman menjadi WNI," ujar LaNyalla, Kamis (8/4).

Ketua senator asal Jawa Timur itu pun memberikan apresiasi terhadap tindakan Disdukcapil Kota Ambon kepada WN Belanda berinisial GDFM yang memalsukan identitas.

"Pelaku pemalsuan identitas WNA menjadi WNI harus ungkap. Karena diduga hal ini banyak terjadi dan tidak diungkap secara hukum," pintanya.

Tidak itu saja, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jatim itu juga meminta pelaku yang membantu memalsukan identitas pun harus dikenakan sanksi.

"Pihak-pihak terkait harus menyiapkan sanksi tegas agar menjadi pelajaran bagi petugas pengurus identitas," katanya.

Menurut LaNyalla, umumnya pelaku berani memalsukan data karena sudah lama tinggal di Indonesia.

"Kalau memang mereka mau jadi WNI, ada aturannya, ada kriteria yang harus mereka patuhi. Jadi jangan menempuh langkah ilegal dengan memalsukan data," katanya.

Dilansir dari indonesia.go.id, persoalan Kewarganegaraan Indonesia sendiri diatur dalam UU 12/2006 dan Peraturan Pemerintah (PP) 2/2007.

Dalam UU tersebut juga diatur persyaratan bagi WNI yang ingin menjadi WNA, diantaranya telah berumur 18 tahun, telah tinggal di wilayah Indonesia 5 tahun berturut-turut, sehat jasmani dan rohani, dan sejumlah aturan lainnya.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Janji Jokowi Kepada Keluarga Awak KRI Nanggala-402: Pemerintah Akan Mengupayakan Yang Terbaik
Politik

Janji Jokowi Kepada Keluarga..

22 April 2021 22:43
Pengamat: Belum Laksanakan Tugas Jokowi, Sofyan Djalil Layak Dicopot
Politik

Pengamat: Belum Laksanakan T..

22 April 2021 22:11
Fahri Hamzah: Terbongkarnya Ulah Nakal Pegawai KPK Adalah Pertanda Baik
Politik

Fahri Hamzah: Terbongkarnya ..

22 April 2021 21:34
Sejumlah Anggota DPR Mulai Disuntik Vaksin Nusantara, Wakil Ketua Komisi IX: Sudah Berjalan Sesuai Arahan Presiden
Politik

Sejumlah Anggota DPR Mulai D..

22 April 2021 20:57
Pipa Pertamina Bocor Lagi, Saan Mustopa: Ganti Rugi Hanya Temporer, Bagusnya Tidak Bocor
Politik

Pipa Pertamina Bocor Lagi, S..

22 April 2021 20:37
Pertemuan Partai Demokrat-PKS Bahas Penanganan Pandemi Covid-19 Hingga Masa Depan Demokrasi
Politik

Pertemuan Partai Demokrat-PK..

22 April 2021 20:28
Demokrat-PKS Bertemu, AHY Singgung Kepemimpinan Generasi Muda
Politik

Demokrat-PKS Bertemu, AHY Si..

22 April 2021 20:04
Jokowi Perintahkan TNI Hingga Basarnas Optimalkan Pencarian KRI Nanggala-402
Politik

Jokowi Perintahkan TNI Hingg..

22 April 2021 20:03