Setelah Ngantor Lagi, Moeldoko Disarankan Urus Bengkel Kertajati

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko./Net

Pasca Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, cukup lama para pewarta tidak menyaksikan kiprah Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di lingkungan Istana Presiden.

Penampilan perdananya di depan wartawan kepresidenan terjadi Sabtu (9/4) kemarin, saat menggelar konferensi pers untuk mengumumkan tim transisi pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dalam tim itu, Moeldoko menjadi salah satu pengarahnya.

Penampilan Moeldoko dengan baju KSP tentu mengejutkan para pewarta. Sebab, hanya beberapa hari sebelumnya, ia masih terkesan ngotot melanjutkan perjuangannya di kancah politik walaupun keabsahan KLB sudah ditolak oleh Kemenkumham.

Saat menyampaikan duka cita kepada korban banjir di NTT, misalnya, Moeldoko memilih mengatasnamakan Ketua Umum Partai Demokrat. Meskipun, bisa saja ia membawa predikat sebagai KSP agar tidak kontroversial.

Dalam konferensi pers itu, ia juga menolak menjawab pertanyaan tentang PD versi KLB.

Apakah Moeldoko mulai menarik diri dari upaya kudeta PD dan kembali fokus ke pekerjaannya sebagai KSP? Wallahualam.

Tetapi, eksponen aktivis 98 Samsul Joyobintoro memandang positif jika Moeldoko menanggalkan upaya pengambilalihan PD dan kembali bekerja sebagai KSP. Sebab, bagi Samsul, kelemahan administratif dan politis KLB sulit diperjuangkan dalam pengadilan yang obyektif.

“Jika beliau tetap keukeuh berpolitik, jangan buang-buang energi. Lebih baik meninggalkan Nazarudin dan kawan-kawan serta mencari mitra baru dengan reputasi yang lebih baik,” ujarnya, Minggu (10/4).

Apabila Moeldoko serius kembali fokus sebagai KSP, Samsul menyarankan agar mantan Panglima TNI itu mencari cara supaya tak tergoda lagi oleh rayuan para politisi. Salah satunya, dengan meminta Presiden Jokowi agar menambah beban kerjanya sebagai KSP.

“KSP bisa mengomandai berbagai proyek ad hoc yang menantang. Misalnya, mengurus transisi bandara internasional Kertajati menjadi bengkel pesawat bertaraf internasioal seperti yang diarahkan oleh Presiden Jokowi,” lanjut mantan pegiat Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) itu.

Dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, Samsul yakin Moeldoko akan sukses jika diberi kepercayaan menjadi kepala proyek bengkel pesawat internasional itu. Masalahnya, Moeldoko tertantang atau tidak?

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Arsul Sani: Pernyataan Presiden Jokowi Sesuai Komitmen Pembentuk UU 19/2019
Politik

Arsul Sani: Pernyataan Presi..

17 Mei 2021 17:54
Arief Poyuono: Ada Oknum DPR Inisial AW Dan AD Jadi Beking Penimbun Gula
Politik

Arief Poyuono: Ada Oknum DPR..

17 Mei 2021 16:44
Temuan Muhammadiyah, Masih Banyak Masyarakat Tidak Percaya Covid-19
Politik

Temuan Muhammadiyah, Masih B..

17 Mei 2021 16:12
MCCC Muhammadiyah Apresiasi Masyarakat Tidak Mudik
Politik

MCCC Muhammadiyah Apresiasi ..

17 Mei 2021 16:08
Masih Ada Peluang, Jokowi Sarankan Pegawai KPK Yang Gagal TWK Ikuti Pendidikan Kedinasan Wawasan Kebangsaan
Politik

Masih Ada Peluang, Jokowi Sa..

17 Mei 2021 15:56
Nasib 75 Pegawai KPK Tidak Lolos TWK, Jokowi Sependapat Dengan Putusan MK
Politik

Nasib 75 Pegawai KPK Tidak L..

17 Mei 2021 15:38
Halal Bihalal KPK, Firli Bahuri Sambangi Pegawai Ke Ruang Kerja
Politik

Halal Bihalal KPK, Firli Bah..

17 Mei 2021 15:34
Presiden Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Untuk Perbaikan KPK
Politik

Presiden Jokowi: Hasil TWK H..

17 Mei 2021 15:30