Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Jokowi Di Bawah Prabowo, Unggul Di Atas Ganjar

Presiden Joko Widodo/Net

Nama Presiden Joko Widodo mendapatkan urutan kedua dari 18 tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi untuk calon presiden pada Pemilu 2024.

Mantan Walikota Solo itu berada di bawah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang masih menempati posisi puncak.

Hal itu setidaknya terpotret dalam temuan terbaru dari lembaga survei KedaiKOPI (Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia) yang digelar 29 Maret-4 April 2021, tentang elektabilitas terbuka tokoh capres 2024.

"Elektabilitas terbuka, Prabowo Subianto 24,5 persen, Joko Widodo 18,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo saat memaparkan hasil surveinya melalui daring, Senin (12/4).

Selain Prabowo dan Jokowi, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di posisi ketiga dengan 16,0 persen. Disusul Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 13,3 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 12,5 persen.

"Lalu Sandiaga Uno 6,6 persen, Tri Rismaharini 4,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 1,4 persen, Basuki Tjahaja Purnama 0,6 persen, Susi Pudjastuti 0,5 persen, Gatot Nurmantyo 0,2 persen, Puan Maharani 0,2 persen," kata Kunto.

Selanjutnya, dengan perolehan di bawah satu persen ada nama mantan Gubernur NTB Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, pengusaha Chairul Tanjung, politikus Nasdem Rachmat Gobel, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Ada juga yang tidak ingin menyebutkan sebesar 0,1 persen," tandasnya.

Survei KedaiKOPI digelar pada periodisasi 29 Maret-4 April 2021. Survei ini menggunakan metodologi telesurvei atau wawancara via telepon di 34 provinsi di Indonesia dan melibatkan 1.260 responden.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Walau Sulit Diwujudkan, Indonesia Harus Dorong DK PBB Tempatkan Pasukan Perdamaian Di Palestina
Politik

Walau Sulit Diwujudkan, Indo..

15 Mei 2021 16:54
Pertemuan LaNyalla-OSO Membahas Seputar Konstitusi, Wacana Amandemen Kelima Jadi Fokus Pembicaraan
Politik

Pertemuan LaNyalla-OSO Memba..

15 Mei 2021 16:40
Saran Andi Arief Ke Anies Baswedan: Fokus Penanganan Covid, Jangan Ikuti Ajakan Buka Wisata Dan Mall
Politik

Saran Andi Arief Ke Anies Ba..

15 Mei 2021 16:22
Sentil Bamsoet, GAMKI: Konflik Papua Harus Diselesaikan Dengan Pendekatan Kemanusiaan
Politik

Sentil Bamsoet, GAMKI: Konfl..

15 Mei 2021 16:20
Antisipasi Arus Balik Pemudik Ke Jakarta, 21 Lokasi Tes Covid-19 Disiapkan
Politik

Antisipasi Arus Balik Pemudi..

15 Mei 2021 16:06
Adhie Massardi: Pegawai KPK Bukan Tidak Lulus, Tapi Ada Rekayasa Pertanyaan Dalam TWK
Politik

Adhie Massardi: Pegawai KPK ..

15 Mei 2021 15:58
Duet Anies-Ganjar Untuk Pilpres 2024 Bisa Jadi Sebatas Wacana, Begini Kalkulasi Politiknya
Politik

Duet Anies-Ganjar Untuk Pilp..

15 Mei 2021 15:48
Ganjar Dituding Pencitraan Karena PDIP Punya Jagoan Lain Di Pilpres 2024
Politik

Ganjar Dituding Pencitraan K..

15 Mei 2021 15:35