Tidak Mau Ada Sistem Ecer Di Pengelolaan APBD, Jokowi Ke Kepala Daerah Yang Baru: Buat Dua Atau Tiga Program Prioritas Saja

Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada ratusan kepala daerah yang baru terpilih dalam Pilkada 2020, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, melalui kanal virtual, Rabu, 14 April/Repro

Ratusan kepala daerah yang baru terpilih dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020 sudah dilantik. Hari ini, mereka mendapat pegarahan dari Presiden Joko Widodo untuk kinerja daerah lima tahun mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menekankan pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diharapkan bisa memberikan hasil bermanfaat bagi masyarakat.

"Hati-hati dengan ini, karena anggaran APBD itu bisa mentrigger pertumbuhan ekonomi di daerah bapak/ibu semuanya," seru Jokowi saat memberikan pengarahan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, dan dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (14/4).

Mantan Wali Kota Solo ini menyebutkan, ada 114 petahana 114 dan 255 kepala daerah yang baru saja dilantik untuk masa kerja periode 2020 hingga 2024.

Mereka, diminta Jokowi untuk mengubah orientasi kerja dari yang biasanya hanya mengikuti prosedur saja menjadi beorientasi pada hasil. Sehingga, para kepala daerah yang baru ini diharuskan untuk berani berinovasi, bekerja dengan kecepatan, dan bukan sekedar mengikuti rutinitas.

"Oleh sebab itu, dalam bekerja jangan hanya puas membaca laporan saja. Cek di lapangan, lihat di lapangan, kontrol di lapangan," teganya.

Salah satu contoh dari orientasi kerja yang mengutamakan hasil, dipaparkan Jokowi, adalah dengan memulai memangkas program kerja pemerintahan daerah masing-masing. Dengan begitu, menurutnya kerja-kerja pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat.

"Saya melihat satu provinsi ada yang mata anggaran kegiatannya sampai 40 ribu. Menurut saya semakin sedikit kegiatan, cara menajemen semakin gampang kontrolnya, semakin gampang ngeceknya, dan hasilnya akan semakin kelihatan," tuturnya.

Maka dari itu, Jokowi menegaskan kepada para kepala daerah agar bisa menjadi pemimpin yang berani menentukan prioritas program dengan hanya membuat dua atau maksimal tiga program prioritas saja. Supaya anggaran bisa terserap dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat di daerah.

"Saya perlu ingatkan, kalau bapak/ibu tidak bisa mengkonsolidasikan ini, manajemennya tidak seperti yang saya sampaiakan, kemudian anggaran diecer di dinas-dinas atau unit yang ada, karena masalahnya pasti selalu ada, karena tidak dirasakan masyarakat, hasil kepemimpinan bapak/ibu dan saudara-saudara sekalian ya tidak terpilih lagi," tuturnya.

"Oleh sebab itu saya titip, buat satu, dua, atau tiga saja kegiatan besar yang anggarannya dikonsentrasikan ke sana. Sehingga hasilnya bisa dilihat, dirasakan, dimanfaatkan oleh masyarakat," demikian Jokowi menambahkan.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Detik-detik Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Mendag Dibela PKB, Noel: Ada Apa Dengan Senayan, Ini Soal Bisnis?
Politik

Mendag Dibela PKB, Noel: Ada..

11 Mei 2021 23:56
Gus AMI: Rencana Kenaikan PPN Menambah Beban Hidup Rakyat Kecil
Politik

Gus AMI: Rencana Kenaikan PP..

11 Mei 2021 22:35
PP Muhammadiyah: Di Masa Pandemi, Zakat Bisa Jadi Social Solidarity
Politik

PP Muhammadiyah: Di Masa Pan..

11 Mei 2021 22:10
Dibanding Naikkan PPN, Politisi PDIP Ini Usul Sri Mulyani Bikin Tax Amnesty Jilid II
Politik

Dibanding Naikkan PPN, Polit..

11 Mei 2021 21:40
Kamrussamad: Rencana Kenaikan PPN 15 Persen Bukti Kegagalan Sri Mulyani Kelola Fiskal Negara
Politik

Kamrussamad: Rencana Kenaika..

11 Mei 2021 20:57
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Muhaimin Iskandar: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri
Politik

4.123 Pemudik Positif Covid-..

11 Mei 2021 20:18
Idul Fitri Dirayakan Bersama, Ace Hasan: Menunjukkan Umat Islam Indonesia Bersatu
Politik

Idul Fitri Dirayakan Bersama..

11 Mei 2021 20:05
Jaga Tradisi, Politisi Nasdem Ini Salurkan Paket Lebaran Ke Panti Asuhan
Politik

Jaga Tradisi, Politisi Nasde..

11 Mei 2021 19:59