Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Redam Polemik Vaksin Nusantara, KSAD Dan DPR Harus Bersikap

LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 15 April 2021, 11:27 WIB
Redam Polemik Vaksin Nusantara, KSAD Dan DPR Harus Bersikap
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane/Net
Sikap tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sangat dibutuhkan untuk memperjelas nasib Vaksin Nusantara, sehingga publik tidak ragu dengan vaksin buatan dalam negeri tersebut.

Desakan ini disampaikan langsung Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengingat proses pembuatan Vaksin Nusantara ada di RSPAD Jakarta Pusat.

Vaksin Nusantara menjadi viral setelah sejumlah tokoh dan anggota DPR mendatangi RSPAD, yang katanya untuk diberi vaksin temuan Dr. Terawan tersebut.

Melihat fenomena ini sejumlah kalangan, termasuk BPOM mengkritisinya. Bahkan BPOM belum mau menerbitkan izin edar lantaran vaksin tersebut tidak lolos uji praklinis. Tak pelak kegaduhan pun muncul.

"Agar kegaduhan tidak berkembang menjadi keresahan masyarakat, DPR juga perlu bersikap," kata Neta seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta.

Pasalnya, sejumlah anggota DPR ikut hadir di RSPAD untuk mendapatkan vaksin Nusantara.

Neta berharap DPR terbuka kepada rakyat, apa sesungguhnya yang terjadi dengan para anggotanya setelah hadir di RSPAD.

"Sikap terbuka perlu juga disampaikan KSAD mengingat RSPAD di bawah kendali KSAD dan adanya surat dari Kepala RSPAD," demikian kata Neta.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA