Puan Saja Masih Jauh Di Bawah Prabowo-Ganjar-Anies, Apalagi Ibu Negara Iriana Jokowi

Ibu Negara Iriana Jokowi/Net

Nama Ibu Negara Iriana Jokowi ikut meramaikan bursa calon presiden 2024. Hasil survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) menyebutkan Iriana menjadi pilihan responden dengan tingkat keterpilihan 17,7 persen.

Istri Presiden Joko Widodo itu menempati urutan kedua setelah Ketua DPR Puan Maharani (20,8 persen) sebagai calon presiden polihan dari kalangan perempuan.

"Itu merupakan hal yang wajar," ujar analis politik Iwel Sastra menanggapi hasil survei LPMM itu, Jumat (16/4).

Menurutnya, sebagai ibu negara, Iriana tentu sudah memiliki modal popularitas yang juga berdampak kepada keterpilihan.

Namun, ini belum bisa dibaca bahwa langkah Iriana untuk maju sebagai calon presiden menjadi mudah.

"Alasannya, survei ini masih menggolongkan dalam kategori calon presiden dari kalangan perempuan," terang Iwel Sastra.

Puan Maharani saja yang dalam survei ini tingkat keterpilihannya di atas Iriana, dalam berbagai survei lain jika digabungkan dengan tokoh pria seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, tingkat keterpilihannya masih sangat jauh di bawah.

"Apalagi jika dibandingkan dengan Iriana, kalah jauh," ucap Iwel Sastra, yang juga Direktur Mahara Leadership itu.

Namun semua kembali kapada Iriana, sebagai ibu negara yang berpengalaman mendampingi Presiden Jokowi, apakah ada keinginan untuk maju pada Pilpres 2024 nanti.

"Jika ada, masih ada waktu untuk meningkat elektabilitas hingga tiga tahun mendatang," pungkas Iwel Sastra.

Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) merilis survei terbaru, Rabu (14/4). Temuannya, Iriana Jokowi menjadi capres terkuat kedua dari kalangan perempuan.

Berikut hasil survei LPMM yang digelar pada 26 Maret sampai 8 April 2021: Puan Maharani (20,8 persen); Iriana Jokowi (17,7 persen); Sri Mulyani (15,8 persen); Khofifah Indar Parawansa (14,6 persen); Tri Rismaharini (11,8 persen); dan Grace Natalie (5,2 persen).

Dari 2 ribu responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon, sebanyak 14,1 persen tidak memilih.

Kolom Komentar


Video

Farah ZoomTalk Spesial Ramadhan • Salam sehat, bahagia penuh kegembiraan

Rabu, 05 Mei 2021
Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pekerja Dari Luar Kota Wajib Miliki Surat Tugas Saat Masuk Jakarta
Politik

Pekerja Dari Luar Kota Wajib..

07 Mei 2021 18:06
Lieus Sungkharisma: Sidang HRS Bukan Masalah Hukum Tapi Politik, Jokowi Harus Turun Tangan
Politik

Lieus Sungkharisma: Sidang H..

07 Mei 2021 17:47
Fadli Zon: Omnibus Law Gagal Sejahterahkan Buruh
Politik

Fadli Zon: Omnibus Law Gagal..

07 Mei 2021 17:41
Busyro Muqoddas Ungkap Ada Upaya Mutilasi KPK Yang Sempat Kandas Di Era SBY
Politik

Busyro Muqoddas Ungkap Ada U..

07 Mei 2021 17:25
Bantah Isu Taliban Di KPK, Busyro Muqoddas: 8 Dari 75 Pegawai Tak Lolos TWK Beragama Kristiani Dan Buddha
Politik

Bantah Isu Taliban Di KPK, B..

07 Mei 2021 17:16
Bambang Soesatyo: Punya Pasar Besar, Kemenhub Dan IMI Sedang Bahas Legalitas Kendaraan Kustom
Politik

Bambang Soesatyo: Punya Pasa..

07 Mei 2021 17:15
Revisi UU Otsus Papua Terus Dibahas DPR, Gerindra: Semoga Jadi Solusi
Politik

Revisi UU Otsus Papua Terus ..

07 Mei 2021 16:59
Busyro Muqoddas: Nilai Kebangsaan Terus Digerus Mesin Korupsi Menggunakan Imperium Buzzer
Politik

Busyro Muqoddas: Nilai Keban..

07 Mei 2021 16:49