Kemenangan Orient Dianulir MK, KPU Persiapkan PSU Diseluruh Wilayah Pemilihan Di Sabu Raijua

Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi/Repro

Kemenangan Orient Patriot Riwu Kore dalam Pemilihan Bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dianulir Mahkamah Konstitusi (MK), karena tidak jujur mengenai status kewarganegaraannya.

MK membacakan keputusannya tersebut dalam sidang putusan yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama MK di Jakarta Pusat, Kamis kemarin (15/4).

Dalam keputusannya, MK menyatakan batal Keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua Nomor 25/HK.03.1-Kpt/5320/KPU-Kab/I/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020 bertanggal 23 Januari 2020.

Sebabnya, Orient dalam persidangan ini terbukti sebagai Warga Negara Amerika Serikat yang memiliki paspor hingga tahun 2027. Dia, tidak menyatakan secara jujur mengenai itu saat mendaftarkan diri sebagai calon bupati Sabu Raijua ke KPU.
 
Dengan begitu, maka pecalonan Orient sebagai bupati Sabu Raijua batal demi hukum. Sehingga MK dalam keputusannya menyatakan tegas mendiskualifikasi Orient dan secara otomatis juga calon wakil bupati yang mendampinginya, Thobias Uly.

Selain itu, MK juga memerintahkan kepada KPU agar melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) diseluruh wilayah pemilihan di Kabupaten Sabu Raijua. Namun, hanya dua pasangan calon yanag boleh ikut, dari semulanya tiga paslon.

Menanggapi keputusan MK tersebut, Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU NTT dan KPU Kabupaten Sabu Raijua untuk menjalankan perintah di dalam amar putusan.

"Sesuai ketentuan KPU melaksanakan putusan MK," ujar Raka Sandi saat dihubungi wartawan, Jumat (16/4).

Sampai saat ini, Raka Sandi menjelaskan bahwa KPU masih mempersiapkan tahapan pelaksanaan PSU Sabu Raijua. Sehingga, jadwal pelaksanaannya belum diputuskan.

Namun begitu, mantan Ketua KPU Provinsi Bali ini memastikan PSU akan dilaksanakan di seluruh Kabupaten Sabu Raijua sesuai putusan MK.

"Saat ini sedang dipersiapkan, baik tahapan, anggaran, SDM, maupun koordinasi dengan segenap stake holder," tutur Raka Sandi.

"Kemarin kami KPU RI telah memberikan supervisi dan agar segera ditindaklanjuti baik oleh KPU Provinsi NTT maupun oleh KPU Kabupaten Sabu Raijua," tandasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Detik-detik Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Mendag Dibela PKB, Noel: Ada Apa Dengan Senayan, Ini Soal Bisnis?
Politik

Mendag Dibela PKB, Noel: Ada..

11 Mei 2021 23:56
Gus AMI: Rencana Kenaikan PPN Menambah Beban Hidup Rakyat Kecil
Politik

Gus AMI: Rencana Kenaikan PP..

11 Mei 2021 22:35
PP Muhammadiyah: Di Masa Pandemi, Zakat Bisa Jadi Social Solidarity
Politik

PP Muhammadiyah: Di Masa Pan..

11 Mei 2021 22:10
Dibanding Naikkan PPN, Politisi PDIP Ini Usul Sri Mulyani Bikin Tax Amnesty Jilid II
Politik

Dibanding Naikkan PPN, Polit..

11 Mei 2021 21:40
Kamrussamad: Rencana Kenaikan PPN 15 Persen Bukti Kegagalan Sri Mulyani Kelola Fiskal Negara
Politik

Kamrussamad: Rencana Kenaika..

11 Mei 2021 20:57
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Muhaimin Iskandar: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri
Politik

4.123 Pemudik Positif Covid-..

11 Mei 2021 20:18
Idul Fitri Dirayakan Bersama, Ace Hasan: Menunjukkan Umat Islam Indonesia Bersatu
Politik

Idul Fitri Dirayakan Bersama..

11 Mei 2021 20:05
Jaga Tradisi, Politisi Nasdem Ini Salurkan Paket Lebaran Ke Panti Asuhan
Politik

Jaga Tradisi, Politisi Nasde..

11 Mei 2021 19:59