Jika Benar Ditawari Masuk Kabinet, PAN Akan Lakukan 3 Langkah Ini

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay/Repro

Meski disebut-sebut akan ikut memperkuat jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju melalui reshuffle jilid II, pihak Partai Amanat Nasional (PAN) hingga saat ini belum mendapatkan informasi yang utuh dari Presiden Joko Widodo.

"PAN sampai saat ini belum mendapatkan informasi yang utuh terkait tawaran yang diberikan kepada PAN untuk masuk ke dalam kabinet," terang Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Jumat (16/4).

Saleh mengatakan, pihaknya justru mendapatkan informasi bahwa PAN akan masuk Kabinet Indonesia Maju itu dari pemberitaan media dan pernyataan para pengamat politik tanah air.

Namun demikian, jika sewaktu-waktu PAN diberikan tawaran untuk masuk ke dalam kabinet oleh Presiden Jokowi, maka ada beberapa langkah yang akan dilakukan mereka.

"Pertama, tentu tawaran itu kami apresiasi dengan cara membawa tawaran tersebut untuk dirapatkan secara serius di internal PAN," tuturnya.

Kedua, PAN akan mencari sosok kader yang tepat dan cocok di posisi yang ditawarkan untuk duduk di Kabinet Indonesia Maju.

"Ketiga, tentu dari nama-nama yang sudah kami dapatkan kami akan kirimkan kepada Presiden. Dan tentu Presiden punya hak prerogatif, sekali lagi, hak prerogatif untuk menentukan apakah orang atau kader yang kita calonkan tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Presiden," pungkasnya.

PAN belakangan santer dikabarkan akan masuk Kabinet Indonesia Maju melalui reshuffle jilid II pada periode kedua Presiden Jokowi ini.

Beberapa pengamat politik memprediksi PAN mendapatkan jatah koalisi dan mengisi slot Kementerian Pertanian atau Kementerian Desa.

"Saya haqqul yaqin PAN akan masuk (Kabinet). Karena memang ya resminya masuk dalam koalisi itu adalah masuk dalam kabinet," kata Direktur Eksekutif Indobarometer, M Qodari, dalam acara Dua Sisi bertema "Drama Reshuffle" yang disiarkan di salah satu televisi swasta nasional pada Kamis malam (15/4).
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Detik-detik Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Mendag Dibela PKB, Noel: Ada Apa Dengan Senayan, Ini Soal Bisnis?
Politik

Mendag Dibela PKB, Noel: Ada..

11 Mei 2021 23:56
Gus AMI: Rencana Kenaikan PPN Menambah Beban Hidup Rakyat Kecil
Politik

Gus AMI: Rencana Kenaikan PP..

11 Mei 2021 22:35
PP Muhammadiyah: Di Masa Pandemi, Zakat Bisa Jadi Social Solidarity
Politik

PP Muhammadiyah: Di Masa Pan..

11 Mei 2021 22:10
Dibanding Naikkan PPN, Politisi PDIP Ini Usul Sri Mulyani Bikin Tax Amnesty Jilid II
Politik

Dibanding Naikkan PPN, Polit..

11 Mei 2021 21:40
Kamrussamad: Rencana Kenaikan PPN 15 Persen Bukti Kegagalan Sri Mulyani Kelola Fiskal Negara
Politik

Kamrussamad: Rencana Kenaika..

11 Mei 2021 20:57
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Muhaimin Iskandar: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri
Politik

4.123 Pemudik Positif Covid-..

11 Mei 2021 20:18
Idul Fitri Dirayakan Bersama, Ace Hasan: Menunjukkan Umat Islam Indonesia Bersatu
Politik

Idul Fitri Dirayakan Bersama..

11 Mei 2021 20:05
Jaga Tradisi, Politisi Nasdem Ini Salurkan Paket Lebaran Ke Panti Asuhan
Politik

Jaga Tradisi, Politisi Nasde..

11 Mei 2021 19:59