Meutya Hafid: Generasi Muda Punya Peluang Majukan Indonesia Melalui Industri Kreatif

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid/Net

Generasi muda atau milenial memiliki peluang besar dalam memajukan dan meningkatkan perekonomian Indonesia melalui industri kreatif.

Pemuda Indonesia dianggap memiliki modal yang besar yaitu mempunyai ide-ide kreatif dan inovatif yang kemudian dapat direalisasikan dalam perindustrian.

Begitu disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid saat menjadi pembicara kunci dalam acara webinar ngobrol bareng legislator bertajuk "Content Creator Sebagai Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia" yang digelar secara virtual, Jumat (16/4).

Selain Meutya Hafid, para pembicara yang hadir dalam acara itu diantaranya, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto dan content creator, Randy Raharja.

"Para pemuda di era digital ini juga memiliki kelebihan yaitu dapat menguasai teknologi dan hal tersebut dapat dikolaborasikan dengan ide-ide kreatif yang mereka miliki," ujar Meutya.

Menurut legislator Partai Golkar ini, profesi content creator di Indonesia saat ini sangat masif, apalagi Indonesia merupakan negara dengan salah satu pengguna internet terbesar di dunia.

"Content creator seperti selebgram, youtuber, beauty vlogger di Indonesia saat ini sangat masif, para pembuat konten ini bisa memberikan hasil pemikirannya yang kreatif dan inovatif untuk mengeksplorasi berbagai produk dan jasa yang beragam," terangnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, ada lima visi pemerintahan Joko Widodo dalam percepatan transformasi digital.

Diantaranya, perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, percepatan integrasi pusat data nasional, persiapan kebutuhan SDM talenta digital dan regulasi skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.

"Kesemuanya masuk dalam kerangka kerja literasi digital untuk program digital society, digital economy dan digital government. Kerangka kerja literasi digital disusun untuk materi dan topik kurikulum yang akan diajarkan ke masyarakat," jelasnya.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Tak Terima Jokowi Dituduh Lemahkan KPK, Ali Ngabalin: Itu Cara-cara Berpikir Otak Sungsang
Politik

Tak Terima Jokowi Dituduh Le..

13 Mei 2021 04:40
Jika PT 0 Persen, Poros Serpong Dan Poros Jakarta Sangat Potensial Dipilih Rakyat
Politik

Jika PT 0 Persen, Poros Serp..

13 Mei 2021 01:57
Apa Yang Buat Rezim Jokowi Manjakan WN China, Tapi Keras Terhadap Rakyatnya?
Politik

Apa Yang Buat Rezim Jokowi M..

13 Mei 2021 01:39
ReJo: Tudingan Feri Amsari Kepada Presiden Jokowi Adalah Fitnah Berbahaya
Politik

ReJo: Tudingan Feri Amsari K..

13 Mei 2021 00:59
Majalengka Satu-satunya Zona Merah Di Pulau Jawa, Bupati: Dasarnya Apa?
Politik

Majalengka Satu-satunya Zona..

13 Mei 2021 00:39
Poros Jakarta Vs Poros Serpong, Siapa Lebih Kuat?
Politik

Poros Jakarta Vs Poros Serpo..

13 Mei 2021 00:19
Sambut Lebaran Dengan Gembira Dan Berbagilah Kebahagiaan
Politik

Sambut Lebaran Dengan Gembir..

12 Mei 2021 23:59
Perayaan Idul Fitri Bersamaan Dengan Kenaikan Isa Almasih, Gus Ami: Mari Kita Rawat Dan Jaga Persatuan Bangsa
Politik

Perayaan Idul Fitri Bersamaa..

12 Mei 2021 23:42