Teriakan 'Airlangga Presiden' Menggema Di Rakerda Golkar Banten

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2021 yang digelar DPD Partai Golkar Provinsi Banten/Repro

Teriakan Airlangga untuk Pilpres 2024 menggema dalam agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2021 yang digelar DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Jumat (16/4).

Tak hanya Airlangga untuk 2024, gema suara kader beringin juga nyaring menyuarakan 'Andika Hazrumy Gubernur'.

Ketua DPD Partai Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, rakerda digelar salah satunya untuk menyosialisasikan hasil Rapimnas DPP Partai Golkar yang digelar pada awal Maret 2021.

"Kami harus sukses konsolidasi untuk menang pilkada, pileg, dan pilpres pada pemilu serentak 2024," tegas Tatu diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Soal dorongan Airlangga untuk 2024 mendatang, Tatu mengamini bahwa hal tersebut sesuai dengan suara 34 DPD Provinsi.

"Pak Airlangga sudah diminta oleh 34 DPD provinsi untuk maju pada pilpres. Kunci kemenangan tahap awal kita adalah konsolidasi dan sosialisasi. Untuk pilkada Banten dan kabupaten/kota, wajib kader Golkar maju," kata Tatu.  

Turut hadir, antara lain Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Jawa I Iswara, Wasekjen Bidang PP Jawa 1 Andika Hazrumy, dan seluruh ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota di Banten.

Menurut Tatu, untuk sukses pemilu serentak tahun 2024, Partai Golkar harus memperkuat konsolidasi dengan merapikan struktur partai hingga ke tingkat bawah. Kemudian, pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Banten dan kabupaten/kota, anggota Fraksi Golkar DPR RI dan DPRD, wajib menyosialisasikan Airlangga Hartarto kepada masyarakat.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menjelaskan bahwa rakerda merupakan tindaklanjut dari Rapimnas yang telah membahas banyak hal.

"Intinya adalah, apa yang harus kita lakukan dalam proses pemenangan. Energi kita harus fokus pada pemilu serentak tahun 2024," ujarnya.

Menurut Doli, Pemilu serentak 2024 cukup berat, sehingga program yang dilakukan dalam proses pemenangan perlu dilakukan sistematis.

"Seluruh kader harus mulai bekerja, menjalankan amanat munas dan rapimnas, serta rakerda," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Tak Terima Jokowi Dituduh Lemahkan KPK, Ali Ngabalin: Itu Cara-cara Berpikir Otak Sungsang
Politik

Tak Terima Jokowi Dituduh Le..

13 Mei 2021 04:40
Jika PT 0 Persen, Poros Serpong Dan Poros Jakarta Sangat Potensial Dipilih Rakyat
Politik

Jika PT 0 Persen, Poros Serp..

13 Mei 2021 01:57
Apa Yang Buat Rezim Jokowi Manjakan WN China, Tapi Keras Terhadap Rakyatnya?
Politik

Apa Yang Buat Rezim Jokowi M..

13 Mei 2021 01:39
ReJo: Tudingan Feri Amsari Kepada Presiden Jokowi Adalah Fitnah Berbahaya
Politik

ReJo: Tudingan Feri Amsari K..

13 Mei 2021 00:59
Majalengka Satu-satunya Zona Merah Di Pulau Jawa, Bupati: Dasarnya Apa?
Politik

Majalengka Satu-satunya Zona..

13 Mei 2021 00:39
Poros Jakarta Vs Poros Serpong, Siapa Lebih Kuat?
Politik

Poros Jakarta Vs Poros Serpo..

13 Mei 2021 00:19
Sambut Lebaran Dengan Gembira Dan Berbagilah Kebahagiaan
Politik

Sambut Lebaran Dengan Gembir..

12 Mei 2021 23:59
Perayaan Idul Fitri Bersamaan Dengan Kenaikan Isa Almasih, Gus Ami: Mari Kita Rawat Dan Jaga Persatuan Bangsa
Politik

Perayaan Idul Fitri Bersamaa..

12 Mei 2021 23:42