Farah.ID
Farah.ID

Tokoh Muda NU Ini Ikut Dipanggil Ke Istana, Terkait Reshufle?

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 19 April 2021, 10:48 WIB
Tokoh Muda NU Ini Ikut Dipanggil Ke Istana, Terkait Reshufle?
Tokoh muda NU Witjaksono/Net
Ada kabar terbaru terkait reshufle kabinet. Kini, giliran pengusaha muda Nadhatul Ulama (NU), Witjaksono dikabarkan masuk nominasi sebagai menteri.

Informasi soal pemanggilan pengusaha muda berlatar NU itu disampaikan Ketua Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer.

Menurut Noel sapaan akrabnya, Witjaksono sudah dipanggil beberapa kali untuk berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo dalam beberapa hari belakangan.

"Beliau sudah diajak berdiskusi dan ngobrol tentang banyak hal. Pemanggilan ini bisa jadi terkait reshufle kabinet," kata aktivis 98 itu, Senin (19/4).

Noel mengatakan Witjaksono memang belum terlalu dikenal publik. Tetapi nama dia cukup dikenal sebagai entrepreneur atau pengusaha sukses.

Tambah Noel, dengan background kewirausahaannya, Witjaksono punya kapasitas sebagai calon menteri. Apalagi secara ideologi politik, Witjaksono tak perlu diragukan lagi. Dia berlatar belakang NU.

"Layak diberi kesempatan. Dia punya kemampuan yang baik untuk membawa perubahan bangsa dan negara ini," kata Noel.

Ditegaskan, Indonesia membutuhkan figur muda, bersih dan nasionalis religius. Sosok Witjaksono bisa menjadi jawaban dari mandegnya nawacita Jokowi.

"Harus ada keputusan tegas terhadap menteri-menteri yang gagal bekerja. Jangan sampai rakyat jadi korban. Beri kesempatan kepada anak bangsa lain. Mereka bisa dan mampu bekerja lebih baik dari menteri-menteri yang ada sekarang," tandas Noel.

Dirinya berharap beberapa menteri yang lainnya dimutasi dari kabinet atau dijadikan duta besar karena gagal menjalankan tugasnya.

Noel sebelumnya menyampaikan, ada tujuh menteri atau setingkat menteri yang layak dicopot.

Yaitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Agraria Sofyan Jalil, Mendikbud Nadiem Makarim, Menkominfo Johnny G. Plate, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

ARTIKEL LAINNYA