Soal Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Gus Yasin: Akibat Penafsiran Toleransi Yang Kebablasan

Ketua Harian Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah (PPKN), Tjetjep Muhammad Yasin/Net

Kelakuan Jozeph Paul Zhang adalah contoh nyata tindak radikal yang tanggungjawabnya melekat secara pribadi. Sehingga tindakannya tidak boleh dinyatakan berhubungan dengan agama yang bersangkutan.

Dikatakan Ketua Harian Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah (PPKN), Tjetjep Muhammad Yasin, dalam kasus Jozeph Paul Zhang ini, bisa juga disebabkan salah penafsiran toleransi yang kebablasan.

“Ini dimungkinkan juga akibat dari penafsiran toleransi yang kebablasan dari tokoh-tokoh agama yang sok merasa toleransi. Bahkan dari tokoh agama itu menganggap yang menjalankan akidah adalah radikal, sehingga menuduh yang mendakwahkan akidah berpotensi menciptakan radikal," jelas Gus Yasin kepada Kantor Berita RMOLJatim, Senin (19/4).

"Lebih parah lagi. mereka mengatakan seolah-olah orang Islam yang menjaga akidah dan mengajarkan akidah adalah mereka yang berpotensi melakukan dan menciptakan pelaku kejahatan teroris,” sambungnya.

Ditambahkan Gus Yasin, para tokoh agama yang sok toleransi tanpa malu-malu melupakan catatan sejarah bahwa Rasulullah SAW yang sangat toleran 13 tahun mengajarkan akidah kepada pengikutnya umat Islam dengan membekali pentingnya hubungan antar manusia untuk saling hormat menghormati dengan tidak mencampuradukan hubungan manusia dengan akidah.

“Rasulullah SAW melarang keras pengikutnya dalam hal ini orang Islam dalam peperangan sekalipun menghancurkan tempat ibadah dan mengganggu ibadahnya pemeluk agama lain. Toleransi yang dicontohkan Rasulullah SAW sangat jelas dengan tidak mencampuradukkan akidah dalam beragama,” urai Gus Yasin.

Perbuatan Paul Zhang ini, sesungguhnya sudah lama dan sepertinya dibiarkan oleh aparat kepolisian sehingga kebablasan.

“Entah kenapa juga para tokoh agama khususnya dari Islam yang mengatakan dan menuduh Islam dengan akidahnya adalah radikal dan berpotensi menciptakan pelaku kejahatan teroris diam saja. Padahal dari pernyataan Paul Zhang yang ditayangkan di video-videonya jelas yang bersangkutan adalah sosok pribadi radikal yang berpotensi membentuk kelompok radikal bahkan sangat rawan membenturkan antarumat beragama,” paparnya.  

Sehingga Gus Yasin berharap dari kasus Paul Zhang ini mereka yang menuduh Islam dengan akidahnya sadar bahwa potensi tindak radikal dan kejahatan kemanusiaan terorisme tidak berhubungan dengan agama Islam dengan akidahnya, dan tidak berhubungan dengan agama apapun.

“Islam adalah rahmatan lil alamin. Islam dengan akidahnya cinta damai. Sebagai wujud hubungan sesama manusia atau hablum minannas, saya mengajak saudaraku siapapun dengan tidak membedakan agama, suku, dan ras, bersama kita lawan kejahatan kemanusiaan teroris dan pelaku korupsi yang juga merupakan teroris yang nyata yang membuat rakyat Indonesia menjadi sengsara,” tutupnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Menko Airlangga: Realisasi PEN Capai Rp172,35 Triliun, 10 Provinsi Tumbuh Positif
Politik

Menko Airlangga: Realisasi P..

18 Mei 2021 05:42
Dari Balik Jeruji Besi, HRS Serukan Gelar Aksi Bela Palestina
Politik

Dari Balik Jeruji Besi, HRS ..

18 Mei 2021 00:58
Bersikeras Pertahankan Nomenklatur BNPB Dalam RUU Penanggulangan Bencana, PKS Minta Risma Menghadap Jokowi
Politik

Bersikeras Pertahankan Nomen..

17 Mei 2021 22:28
PAN: Mengutuk Saja Tidak Cukup, Harus Ada Langkah Konkret Hentikan Kekejaman Israel
Politik

PAN: Mengutuk Saja Tidak Cuk..

17 Mei 2021 21:03
Dunia Harus Bersatu Hentikan Kebiadaban Israel
Politik

Dunia Harus Bersatu Hentikan..

17 Mei 2021 20:38
Jawab Kegelisahan Publik, LaNyalla Minta Pemerintah Klarifikasi Masuknya TKA China Ke Indonesia
Politik

Jawab Kegelisahan Publik, La..

17 Mei 2021 20:12
Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina Serukan PBB Ambil Langkah Nyata Hentikan Kebrutalan Israel
Politik

Prakarsa Persahabatan Indone..

17 Mei 2021 19:59
Gugatan Kembali Ditolak, Pelaku KLB Ilegal Deli Serdang Kalah Telak 0-4
Politik

Gugatan Kembali Ditolak, Pel..

17 Mei 2021 19:17