Sebelum Bubar, Kemenristek Didesak PKS Koordinasikan Riset Vaksin Nusantara

Anggota Komisi VII DPR Fraksi PKS Mulyanto/Net

Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) didesak memasukkan riset terhadap Vaksin Nusantara ke Konsorsium Riset Covid-19 dalam rangka pengembangan vaksin yang lebih optimal.

Hal itu juga diyakini bisa mengakhiri polemik Vaksin Nusantara dari berbagai permasalahan filosofis hingga teknis ilmiah yang muncul, agar bisa dibahas dalam forum ilmiah.

Begitu disampaikan anggota Komisi VII DPR Fraksi PKS Mulyanto kepada wartawan, Senin (19/4).

"Ini akan menjadi lebih sistematis dan akseleratif. Jangan seperti sekarang ini, pengembangan Vaksin Nusantara berjalan sendiri tanpa bimbingan kelembagaan yang kokoh," kata Mulyanto.

Politikus senior PKS ini juga menyoroti ramainya perbincangan publik terkait Vaksin Nusantara yang pro kontra alias non-ilmiah, lalu bicara dukung-mendukung oleh elite sehingga masuk ke ranah sosial politik.

"Apalagi ketika para influencer ikut serta maka akan menambah bising atmosfer kehidupan berbangsa dan bernegara kita. ini kan kontraproduktif," kata Mulyanto.

"Akibatnya terjadi debat publik di medsos dan mobilisasi dukung-mendukung secara politik. Ini tidak sehat dan menghabiskan energi kita," sambungnya.

Wakil Ketua F-PKS DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan ini berharap, Kemenristek melalui Konsorsium Riset Covid-19 mengkoordinasikan 11 platform riset vaksin Merah Putih yang dijalankan oleh 6 lembaga riset pemerintah dan perguruan tinggi, yakni LBM Eijkman, LIPI, UI, ITB, Unair, dan UGM.

Mulyanto berpandangan, akan menjadi sinergis dan produktif apabila konsorsium riset vaksin nasional memasukan tambahan riset Vaksin Nusantara sebagai platform kedua belas riset Vaksin Merah Putih.

"Perlu intervensi negara yang serius untuk mendorong riset dan produksi vaksin domestik. Agar kita tidak sekadar menjadi negara pengguna dan pembeli, tetapi menjadi negara pembuat, yang berbasis keunggulan para inovator andal nasional. SDM dan lembaga riset kita mampu melakukan itu," ujarnya.

Atas dasar itu, Mulyanto melihat peran Kemenristek sangat penting dalam mengatasi polemik tersebut. Apalagi, Kemenristek merupakan lembaga dengan tugas pokok dan fungsi merumuskan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan riset dan teknologi secara nasional.

Sayangnya, pemerintah justru berencana menggabung Kemenristek ke dalam Kemendikbud dan juga telah mengangkat Ketua Konsorsium Riset Covid-19 sebagai pejabat di lembaga lain.

"Ini mencerminkan lemahnya keseriusan pemerintah dalam pengembangan vaksin domestik," ucapnya.

Lebih lanjut, Mulyanto mendesak pemerintah untuk segera mengkonsolidasikan riset Vaksin Nusantara ke dalam Konsorsium Riset Covid-19, yang selama ini di bawah koordinasi Menristek/Kepala BRIN, agar program riset vaksin domestik semakin konsolidatif.

"Harusnya pemerintah memperkokoh manajemen kelembagaan ristek nasional, sehingga semakin sinergis dan produktif.  Bukan malah membuat bingung publik," pungkasnya.

Kemenristek sendiri akan bubar setelah DPR RI melalui rapat paripurna menyutujui peleburan kementerian ini dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menristek Bambang Brodjonegoro bahkan sudah berpamitan usai persetujuan itu disampaikan DPR.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Tak Terima Jokowi Dituduh Lemahkan KPK, Ali Ngabalin: Itu Cara-cara Berpikir Otak Sungsang
Politik

Tak Terima Jokowi Dituduh Le..

13 Mei 2021 04:40
Jika PT 0 Persen, Poros Serpong Dan Poros Jakarta Sangat Potensial Dipilih Rakyat
Politik

Jika PT 0 Persen, Poros Serp..

13 Mei 2021 01:57
Apa Yang Buat Rezim Jokowi Manjakan WN China, Tapi Keras Terhadap Rakyatnya?
Politik

Apa Yang Buat Rezim Jokowi M..

13 Mei 2021 01:39
ReJo: Tudingan Feri Amsari Kepada Presiden Jokowi Adalah Fitnah Berbahaya
Politik

ReJo: Tudingan Feri Amsari K..

13 Mei 2021 00:59
Majalengka Satu-satunya Zona Merah Di Pulau Jawa, Bupati: Dasarnya Apa?
Politik

Majalengka Satu-satunya Zona..

13 Mei 2021 00:39
Poros Jakarta Vs Poros Serpong, Siapa Lebih Kuat?
Politik

Poros Jakarta Vs Poros Serpo..

13 Mei 2021 00:19
Sambut Lebaran Dengan Gembira Dan Berbagilah Kebahagiaan
Politik

Sambut Lebaran Dengan Gembir..

12 Mei 2021 23:59
Perayaan Idul Fitri Bersamaan Dengan Kenaikan Isa Almasih, Gus Ami: Mari Kita Rawat Dan Jaga Persatuan Bangsa
Politik

Perayaan Idul Fitri Bersamaa..

12 Mei 2021 23:42