PDIP: Daripada Beli Peternakan Di Belgia, Erick Thohir Sebaiknya Kelola BPTUHPT Padang Mengatas

Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas/Net

Menteri BUMN Erick Thohir disarankan optimalkan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas daripada membeli peternakan sapi di Belgia.

Padang Mengatas merupakan sebuah kawasan peternakan warisan Pemerintah Hindia Belanda yang dibangun pada 1916 silam di kaki Gunung Sago, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Padang sabana yang luasnya mencapai 280 hektare itu, pernah jadi peternakan terbesar di Asia Tenggara pada 1955.

“Jika Menteri BUMN, Erick Thohir ingin membeli peternakan sapi di Belgia untuk mengatasi impor sapi 1,5 juta ekor tiap tahun, lebih bijak rasanya jika mengoptimalkan BPTUHPT Padang Mengatas,” ujar Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman kepada wartawan, Senin (19/4).

Pernyataan Alex ini terkait rencana Erick Tohir untuk membeli peternakan di Belgia. Bahkan, rencana tersebut langsung disampaikan kepada Dubes Indonesia untuk Belgia, Andri Hadi.

Erick menegaskan, nantinya BUMN yang akan membeli dan mengelola peternakan, demi memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.

Dikatakan Alex, bahwa BPTUHPT Padang Mengatas juga sudah cukup memenuhi kebutuhan daging sapi jika dikelola dengan baik.

“Potensi Padang Mengatas, bisa memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri jika pemerintah mau serius mengelolanya,” terang Alex.

Lanjutnya, BPTUHPT Padang Mengatas merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian. Memiliki luas areal mencapai 280Ha dengan populasi mencapai 1.300 ekor, yang terdiri dari wilayah padang pengembalaan, kebun rumput dan lokasi perkandangan serta perkantoran.

BPTUHPT Padang Mengatas ini, juga telah dikunjungi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa yang melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 8-10 April 2021.

“Ada baiknya, koordinasi antar menteri diintensifkan lagi. Sehingga, potensi yang ada di dalam negeri bisa dimanfaatkan secara optimal,” kata Alex.

Pada 2015 lalu, masih kata Alex, Presiden Joko Widodo juga telah meninjau peternakan sapi di BPTUHPT Padang Mengatas. Saat itu, Jokowi memastikan, kedatangannya untuk melihat dan memastikan bahwa Indonesia bisa melakukan sesuatu yang berkaitan dengan peternakan sapi dengan jumlah yang besar.

Jokowi mengungkapkan, konsep BPTUHPT Padang Mengatas ini akan diterapkan ke daerah lainnya di Indonesia.

“Setiap daerah pasti mempunyai kawasan dengan areal kurang lebih 280 ha lalu ditanemi rumput yang bisa dipakai untuk pakan sapi dan sapinya tidak dikandangkan,” kata Jokowi.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Menko Airlangga: Realisasi PEN Capai Rp172,35 Triliun, 10 Provinsi Tumbuh Positif
Politik

Menko Airlangga: Realisasi P..

18 Mei 2021 05:42
Dari Balik Jeruji Besi, HRS Serukan Gelar Aksi Bela Palestina
Politik

Dari Balik Jeruji Besi, HRS ..

18 Mei 2021 00:58
Bersikeras Pertahankan Nomenklatur BNPB Dalam RUU Penanggulangan Bencana, PKS Minta Risma Menghadap Jokowi
Politik

Bersikeras Pertahankan Nomen..

17 Mei 2021 22:28
PAN: Mengutuk Saja Tidak Cukup, Harus Ada Langkah Konkret Hentikan Kekejaman Israel
Politik

PAN: Mengutuk Saja Tidak Cuk..

17 Mei 2021 21:03
Dunia Harus Bersatu Hentikan Kebiadaban Israel
Politik

Dunia Harus Bersatu Hentikan..

17 Mei 2021 20:38
Jawab Kegelisahan Publik, LaNyalla Minta Pemerintah Klarifikasi Masuknya TKA China Ke Indonesia
Politik

Jawab Kegelisahan Publik, La..

17 Mei 2021 20:12
Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina Serukan PBB Ambil Langkah Nyata Hentikan Kebrutalan Israel
Politik

Prakarsa Persahabatan Indone..

17 Mei 2021 19:59
Gugatan Kembali Ditolak, Pelaku KLB Ilegal Deli Serdang Kalah Telak 0-4
Politik

Gugatan Kembali Ditolak, Pel..

17 Mei 2021 19:17