Kabar Penangkapan MRAD Sudah Sampai Di Telinga KBRI Seoul, Ini Yang Akan Dilakukan

Ilustrasi penjara/Net

Laporan mengenai penangkapan warga negara Indonesia berinisial MRAD di Korea Selatan telah sampai ke KBRI Seoul.

Kepastian itu sebagaimana sebuah keterangan yang diterima redaksi dari anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon. Keterangan disebutkan berasal dari pihak KBRI Seoul mengenai kasus yang menimpa alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

“MRAD paspor no. B 4476620, tanggal lahir 15 April 1996, status mahasiswa Universitas Sungkyunkwan-kampus Suwon, ditangkap oleh kepolisian Korsel pada 21 Januari 2021 di Distrik Gwanak, Seoul,” tulis keterangan KBRI Seoul tersebut, Selasa (20/4).

MRAD ditangkap atas dugaan pelanggaran pencurian dan masuki property orang lain tanpa izin.

"Dalam perkembangan penyelidikian pihak yang berwajib juga menduga kemungkinan kasus ini terkait tindak pidana voice phishing,” lanjut keterangan tersebut.

Adapun langkah strategis yang dilakukan KBRI adalah meminta akses untuk memastikan kondisi dari MRAD setelah ditahan di penjara Korea Selatan.

KBRI juga akan memastikan dalam setiap tahap pemeriksaan dan persidangan, MRAD didampingi penerjemah dan pengacara.

"Berkomunikasi dengan pihak keluarga dan kerabat dekatnya untuk menyampaikan perkembangan penanganan kasusnya secara hukum. Memastikan bahwa yang bersangkutan diproses hukum secara adil di Korsel,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Farah ZoomTalk Spesial Ramadhan • Salam sehat, bahagia penuh kegembiraan

Rabu, 05 Mei 2021
Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pekerja Dari Luar Kota Wajib Miliki Surat Tugas Saat Masuk Jakarta
Politik

Pekerja Dari Luar Kota Wajib..

07 Mei 2021 18:06
Lieus Sungkharisma: Sidang HRS Bukan Masalah Hukum Tapi Politik, Jokowi Harus Turun Tangan
Politik

Lieus Sungkharisma: Sidang H..

07 Mei 2021 17:47
Fadli Zon: Omnibus Law Gagal Sejahterahkan Buruh
Politik

Fadli Zon: Omnibus Law Gagal..

07 Mei 2021 17:41
Busyro Muqoddas Ungkap Ada Upaya Mutilasi KPK Yang Sempat Kandas Di Era SBY
Politik

Busyro Muqoddas Ungkap Ada U..

07 Mei 2021 17:25
Bantah Isu Taliban Di KPK, Busyro Muqoddas: 8 Dari 75 Pegawai Tak Lolos TWK Beragama Kristiani Dan Buddha
Politik

Bantah Isu Taliban Di KPK, B..

07 Mei 2021 17:16
Bambang Soesatyo: Punya Pasar Besar, Kemenhub Dan IMI Sedang Bahas Legalitas Kendaraan Kustom
Politik

Bambang Soesatyo: Punya Pasa..

07 Mei 2021 17:15
Revisi UU Otsus Papua Terus Dibahas DPR, Gerindra: Semoga Jadi Solusi
Politik

Revisi UU Otsus Papua Terus ..

07 Mei 2021 16:59
Busyro Muqoddas: Nilai Kebangsaan Terus Digerus Mesin Korupsi Menggunakan Imperium Buzzer
Politik

Busyro Muqoddas: Nilai Keban..

07 Mei 2021 16:49