Kepada PPI Dunia, Menparekraf Sandiaga Beberkan Tiga Narasi Pemulihan Ekonomi Kreatif

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah melakukan kolaborasi pentahelix dengan berbagai pihak guna pulihkan pariwisata nasional.

Upaya pemulihan itu dilakukan dengan memperkuat visi Indonesia sebagai destinasi wisata berkualitas yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kebudayaan.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat mengisi webinar interaktif mengenai kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi COVID-19 yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, pada akhir pekan lalu.

Sandiaga menegaskan bahwa Kemenparekraf menerapkan kebijakan dengan tiga fokus utama, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Sementara tiga komponen yang sedang gencar dilaksanakan oleh Kemenparekraf adalah desa wisata, vaksinasi, dan travel corridor arrangement.

"Kemenparekraf telah berkolaborasi dengan beberapa komunitas dan universitas untuk melakukan program pendampingan di desa wisata," kata Sandiaga.

“Selain program vaksinasi yang sedang ditekan untuk semua kalangan, termasuk lansia, pada 17 April 2021 ini vaksin di sektor ekonomi kreatif juga telah dimulai,” imbuh mantan Ketua Umum Hipmi ini.

Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan, upaya travel corridor arrangement sedang berlangsung di tiga wilayah, yaitu Batam dan Bintan untuk Singapura. Lalu Bali untuk China, Korea Selatan, Dubai, Qatar, India, dan Belanda.

Di tingkat anggaran, lanjutnya, menyebut bahwa Kemenparekraf telah melaksanakan relokasi untuk perlindungan sosial di sektor pariwisata. Perlindungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan tunai dan dana hibah kepada pihak-pihak yang terdampak, mulai dari UMKM, tour guide hingga homestay.

"Anggaran di pos promosi mancanegara, misalnya, dialokasikan untuk program padat karya yang berpotensi membuka lapangan pekerjaan di Indonesia," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga menekankan beberapa narasi yang perlu dipegang teguh untuk dapat membantu pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Pertama, hope and optimism. Kedua, cara berpikir ‘help is on the way’ yang harus ditanamkan, yaitu dengan cara mendukung vaksin, mendorong protokol kesehatan, dan meningkatkan tracing dan testing. Ketiga, menyadari dan memanfaatkan peluang yang besar dari destinasi-destinasi di Indonesia dari digitalisasi dan adaptasi teknologi.

"Pada akhirnya kita harus bersikap tegas dan lugas bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan bagian dari solusi mengatasi pandemi," demikian Sandiaga.

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Jangan Tinggal Diam, Pemerintah RI Diminta Layangkan Protes Atas Rencana Jepang Buang Limbah Nuklir Ke Laut
Politik

Jangan Tinggal Diam, Pemerin..

10 Mei 2021 00:08
Tak Elok Pegawai KPK Yang Tidak Lulus TWK Mempertanyakan Materi Soal
Politik

Tak Elok Pegawai KPK Yang Ti..

09 Mei 2021 23:50
Prediksi Indo Barometer: Perseteruan Bobby Nasution Dan Edy Rahmayadi Bakal Berlanjut Hingga Pilgub Sumut 2024
Politik

Prediksi Indo Barometer: Per..

09 Mei 2021 23:35
Polemik TWK, Anggota Fraksi Golkar Sarankan Remedial Training
Politik

Polemik TWK, Anggota Fraksi ..

09 Mei 2021 22:19
Presiden Dipermalukan Oleh Dapur Komunikasi Pemerintah Yang Sedang Galau
Politik

Presiden Dipermalukan Oleh D..

09 Mei 2021 21:57
Ajakan Beli Bipang Online Bukti Jokowi Mudah Disetir Orang Sekelilingnya
Politik

Ajakan Beli Bipang Online Bu..

09 Mei 2021 21:22
100 Hari Kapolri Jenderal Listyo, Pengamat Intelijen: Perubahan ke Arah Positif Sudah Dimulai
Politik

100 Hari Kapolri Jenderal Li..

09 Mei 2021 20:17
WNA China Berdatangan Saat Larangan Mudik, Garda Bangsa: Memang Tidak Bisa Ditunda?
Politik

WNA China Berdatangan Saat L..

09 Mei 2021 19:58