Hari Kartini, PKS Minta Pemerintah Perhatikan Pendidikan Bagi Perempuan

Politisi Perempuan PKS Netty Prasetiyani Aher/Net

Dalam rangka peringatan Hari Kartini yang jatuh pada Rabu (21/4) ini, Politisi Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah untuk memperhatikan peran perempuan.

Sebab, perempuan adalah tiangnya negara, karena itu rusaknya tiang akan berdampak besar terhadap bangunan negara.

"Perempuan-perempuan Indonesia harus menjadi tiang yang kuat, dengan begitu baru kemudian kita dapat menjadi negara yang kokoh dan maju," ujar Netty.

Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PKS tersebut juga menolak adanya anggapan bahwa perempuan tidak harus berpendidikan tinggi.

Kata dia, perempuan harus punya pendidikan dan cerdas karena perannya sebagai tiang negara.

"Negara harus hadir mendukung dengan kebijakan afirmatif untuk mengakselerasi pendidikan bagi kalangan perempuan. Saya berharap Peringatan Hari Kartini tidak hanya sekadar seremonial saja tapi juga diikuti dengan aksi yang konkret dari pemerintah," tegasnya.
 
Ketua DPP PKS Bidang Kesejahteraan Sosial ini menuturkan, di pelosok-pelosok negeri masih banyak perempuan yang terpaksa harus berhenti belajar. Entah itu karena keterbatasan ekonomi atau alasan-alasan lain.

"Hal ini harus menjadi perhatian dari pemerintah, apalagi saat ini kita sedang melawan Covid-19 yang banyak mengubah wajah pendidikan kita," tuturnya.

"Bagaimana masa depan pendidikan kita di tengah pandemi? Seperti apa perlindungan terhadap guru dan tenaga pendidik di tengah pandemi, mengingat akan dilakukannya PTM? Jangan sampai PTM dilakukan tapi perlindungan terhadap guru dan tenaga pendidik minim," imbuhnya.

Kolom Komentar


Video

Farah ZoomTalk Spesial Ramadhan • Salam sehat, bahagia penuh kegembiraan

Rabu, 05 Mei 2021
Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pekerja Dari Luar Kota Wajib Miliki Surat Tugas Saat Masuk Jakarta
Politik

Pekerja Dari Luar Kota Wajib..

07 Mei 2021 18:06
Lieus Sungkharisma: Sidang HRS Bukan Masalah Hukum Tapi Politik, Jokowi Harus Turun Tangan
Politik

Lieus Sungkharisma: Sidang H..

07 Mei 2021 17:47
Fadli Zon: Omnibus Law Gagal Sejahterahkan Buruh
Politik

Fadli Zon: Omnibus Law Gagal..

07 Mei 2021 17:41
Busyro Muqoddas Ungkap Ada Upaya Mutilasi KPK Yang Sempat Kandas Di Era SBY
Politik

Busyro Muqoddas Ungkap Ada U..

07 Mei 2021 17:25
Bantah Isu Taliban Di KPK, Busyro Muqoddas: 8 Dari 75 Pegawai Tak Lolos TWK Beragama Kristiani Dan Buddha
Politik

Bantah Isu Taliban Di KPK, B..

07 Mei 2021 17:16
Bambang Soesatyo: Punya Pasar Besar, Kemenhub Dan IMI Sedang Bahas Legalitas Kendaraan Kustom
Politik

Bambang Soesatyo: Punya Pasa..

07 Mei 2021 17:15
Revisi UU Otsus Papua Terus Dibahas DPR, Gerindra: Semoga Jadi Solusi
Politik

Revisi UU Otsus Papua Terus ..

07 Mei 2021 16:59
Busyro Muqoddas: Nilai Kebangsaan Terus Digerus Mesin Korupsi Menggunakan Imperium Buzzer
Politik

Busyro Muqoddas: Nilai Keban..

07 Mei 2021 16:49