Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Pedagang Pasar Majestik Jakarta Bakal Divaksinasi Covid-19

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Rabu, 21 April 2021, 22:55 WIB
Pedagang Pasar Majestik Jakarta Bakal Divaksinasi Covid-19
Ilustrasi
Inisiatif pemerintah bakal melakukan vaksinasi kepada para pedagang di pasar diapresiasi Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono berharap pemerintah bisa menyuntikan vaksin ke seluruh pedagang pasar di Indonesia.

"Mudah-mudahan pemerintah bisa mendorong vaksinasi tidak hanya di Pasar Tanah Abang tapi semua pasar yang ada,” kata Ferry, Rabu (21/4).

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin menyebut vaksinasi Covid-19 kepada pedagang Pasar Tanah Abang telah memberikan efek psikologis ke masyarakat. Menurutnya, sudah banyak masyarakat yang datang kembali untuk berbelanja.

"Indikator meningkatnya transaksi mulai terlihat meskipun salah sau indikatornya karena di bulan Ramadan juga,” ujarnya.

Arief mengatakan pihaknya tetap meminta para pedagang maupun pembeli di Pasar Tanah Abang untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer, hingga menjaga jarak.

Pedagang pasar di Pasar Tanah Abang sudah divaksinasi mencapai lebih dari 30 ribu, hal ini menjadi prestasi tersendiri mengingat estimasi awalnya sebanyak 15 ribu pedagang pasar yang akan divaksinasi Covid-19.

“Saat ini kita sudah melakukan vaksinasi di tiga unit pasar besar di DKI Jakarta, Pasar Tanah Abang, Pasar Induk Kramat Jati, lalu Pasar Kebayoran Lama. Tahap berikutnya di Pasar Majestik,” kata Arief.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), M. Ikhsan menambahkan keberhasilan pemerintah dalam melakukan program vaksinasi Covid-19 juga menjadi keberhasilan dalam memulihkan roda ekonomi yang terperosok dihantam pandemi.

"Keberhasilan pemerintah dalam program vaksinasi untuk menangani Covid-19, berarti juga keberhasilan pemerintah dalam memulihkan ekonomi,” tambahnya.

ARTIKEL LAINNYA