Farah.ID
Farah.ID

Mengaku-ngaku Tokoh NU, Sangat Riskan Kalau Witjaksono Diplot Menteri Investasi

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 22 April 2021, 16:36 WIB
Mengaku-ngaku Tokoh NU, Sangat Riskan Kalau Witjaksono Diplot Menteri Investasi
Witjaksono/Net
Sosok Witjaksono saat ini ramai jadi sorotan. Jadi ramai saat Wakil Ketua Ansor DKI Jakarta, M. Ainul Yakin Simatupang mengatakan banyak aktivis muda NU tidak mengenal siapa Witjaksono.

Sebelumnya, Witjaksono mengaku adalah tokoh NU. Dia sudah dipanggil ke Istana. Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer mengatakan, kemungkinan Witjaksono akan diplot jadi Menteri Investasi.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga, bisa saja Witjaksono kader NU non struktural, sehingga tidak dikenal di kalangan NU.

Witjaksono memang pengusaha kelahiran Pati. Dia alumni Universitas Diponogoro. Namanya sebagai pengusaha sukses memang belum banyak diketahui. Apalagi kalau disebut pengusaha ternama di Indonesia. Namanya saja belum familiar.

"Keterlibatannya di NU memang belum banyak diketahui. Kalau ia pengurus NU tentunya akan dikenal baik di internal maupun eksternal," terang Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/4).

Ya itu tadi, Witjaksono bisa saja kader NU non struktural, sehingga tidak dikenal luas di kalangan NU.

"Tapi, jujur di level nasional namanya memang belum berkibar. Tidak tahu kalau di Semarang atau di Pati," ucap Jamiluddin.

Menurutnya, dengan karir yang belum jelas, tentu sangat riskan kalau dia diplot sebagai Menteri Investasi. Sebab, posisi ini sangat penting mengingat kondisi ekonomi Indonesia yang sangat memprihatinkan.

Karena itu, diperlukan sosok yang mampu menarik investor luar ke Indonesia. Dengan banyaknya investasi, diharapkan ekonomi Indonesia bangkit. Hal ini dengan sendirinya akan dapat menampung banyak tenaga kerja.

"Karena itu, diperlukan sosok yang punya kredibilitas di mata investor manca negara. Orang seperti ini tentunya yang punya jaringan luas di dunia internasional. Witjaksono tampaknya belum memenuhi kriteria itu. Karena itu, sangat bereaiko kalau ia dijadikan Menteri Inveatasi," pungkas Jamiluddin.

ARTIKEL LAINNYA