Undang Mendag Dan Mentan, KPK Bahas Kajian Tata Kelola Impor Komoditas

Ketua KPK Firli Bahuri bersama Mendag M Lutfi (kiri) dan Mentan Syahrul Yasin Limpo (kanan)/Ist

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terkait kajian yang akan dilakukan KPK, Kamis (22/4).

Kajian yang dimaksud terkait tata kelola impor komoditas hortikultura serta tujuh komoditas penting seperti beras, jagung, gula, kedelai, ayam, daging, dan lain-lain.

Dalam pertemuan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan ini, Mendag Lutfi dan Mentan SYL ditemui langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri yang didampingi oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron, serta Deputi Pencegahan dan Monitoring, Pahala Nainggolan.

Sementara itu, Mendag Lutfi didampingi Inspektur Jenderal Didit Nurdiatmoko dan Direktur Jenderal Luar Negeri, Didi Sumedi. Sedangkan Mentan SYL didampingi Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto; Dirjen Perkebunan, Kasdi Subagyono; dan Kepala Badan Karantina, Ali Jamil.

Usai pertemuan ini, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan kedua Menteri menggelar konferensi pers untuk memaparkan hasil pertemuan.

"Kami mengundang Bapak Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan dalam rangka launching pengkajian utamanya dalam importasi hortikultura dan tujuh komoditas penting dari beras, jagung, gula, kedelai, ayam, daging dan lain-lain," ujar Ghufron kepada wartawan (22/4).

Karena, kata Ghufron, importasi hortikultura dan 7 komoditas penting tersebut telah beberapa kali menimbulkan kasus.

"Tidak hanya dalam rangka penindakan, selanjutnya kami tindaklanjutinya dengan proses perbaikan sistem agar kasus-kasus tindak pidana korupsi dalam importasi beberapa komoditas penting tersebut tidak terulang kembali," jelas Ghufron.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Menko Airlangga: Realisasi PEN Capai Rp172,35 Triliun, 10 Provinsi Tumbuh Positif
Politik

Menko Airlangga: Realisasi P..

18 Mei 2021 05:42
Dari Balik Jeruji Besi, HRS Serukan Gelar Aksi Bela Palestina
Politik

Dari Balik Jeruji Besi, HRS ..

18 Mei 2021 00:58
Bersikeras Pertahankan Nomenklatur BNPB Dalam RUU Penanggulangan Bencana, PKS Minta Risma Menghadap Jokowi
Politik

Bersikeras Pertahankan Nomen..

17 Mei 2021 22:28
PAN: Mengutuk Saja Tidak Cukup, Harus Ada Langkah Konkret Hentikan Kekejaman Israel
Politik

PAN: Mengutuk Saja Tidak Cuk..

17 Mei 2021 21:03
Dunia Harus Bersatu Hentikan Kebiadaban Israel
Politik

Dunia Harus Bersatu Hentikan..

17 Mei 2021 20:38
Jawab Kegelisahan Publik, LaNyalla Minta Pemerintah Klarifikasi Masuknya TKA China Ke Indonesia
Politik

Jawab Kegelisahan Publik, La..

17 Mei 2021 20:12
Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina Serukan PBB Ambil Langkah Nyata Hentikan Kebrutalan Israel
Politik

Prakarsa Persahabatan Indone..

17 Mei 2021 19:59
Gugatan Kembali Ditolak, Pelaku KLB Ilegal Deli Serdang Kalah Telak 0-4
Politik

Gugatan Kembali Ditolak, Pel..

17 Mei 2021 19:17