GAMKI Ingatkan Pemerintah Libatkan Masyarakat Papua Dalam Pembahasan Revisi UU Otsus Papua

Ketum DPP GAMKI, Willem Wandik (kedua dari kanan) saat bertemu Mahfud MD beberapa waktu lalu/RMOL

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) meminta Pemerintah dan DPR RI melibatkan masyarakat Papua dalam pembahasan revisi Undang Undang Otonomi Khusus Papua.

Saat bertemu dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mohammad Mahfud MD Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik mengatakan penanganan persoalan Papua seharusnya mempertimbangkan kearifan lokal serta melibatkan tokoh agama dan tokoh adat.

Tujuannya pelibatan itu, kata Wandik untuk memahami konteks persoalan Papua berdasarkan Injil Kristus sebagai local wisdom.

"Tanah Papua tidak hanya membutuhkan uang dari anggaran Otsus namun yang paling utama adalah kewenangan dalam menyusun peraturan dan kebijakan. Pelaksanaan program kerja dalam UU Otsus tidak dapat berjalan apabila peraturan turunannya tidak dibuat, melalui Perdasus dan Perdasi," jelas Wandik.

Menyikapi persoalan kekerasan HAM yang masih terjadi di Tanah Papua, Wandik mengapresiasi pembentukan dan hasil kerja dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani.

"Kami mengapresiasi Menko Polhukam yang telah membentuk TGPF dan mengharapkan adanya tindak lanjut dari hasil pencarian fakta tersebut. Masyarakat mengharapkan adanya perlakuan hukum yang adil," kata Wandik yang juga merupakan anggota DPR RI dari dapil Papua.

Terkait adanya pendeta yang ditangkap di Intan Jaya karena memasok senjata kepada pihak KKB, Wandik meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dan mengungkap siapa pemasok senjata tersebut.

"Kami meminta kepolisian untuk mengungkap siapa pemasok senjata, dan apakah ada yang membekingi. Tentu hal yang tidak mudah membawa senjata modern ke tengah pegunungan Papua," kata Wandik.

Kolom Komentar


Video

Farah ZoomTalk Spesial Ramadhan • Salam sehat, bahagia penuh kegembiraan

Rabu, 05 Mei 2021
Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021

Artikel Lainnya

Punya Pengalaman Dua Kali, PAN Buka Peluang Usung Kader Sendiri Di Pilpres 2024
Politik

Punya Pengalaman Dua Kali, P..

08 Mei 2021 17:50
Belum Muncul Di Radar Survei, Paket Puan-Prabowo Capres 2024 Diprediksi Tetap Kuat
Politik

Belum Muncul Di Radar Survei..

08 Mei 2021 17:26
PKB: Meski Fadjroel Coba Luruskan Pernyataan Bipang Ambawang, Tim Komunikasi Jokowi Harus Dievaluasi
Politik

PKB: Meski Fadjroel Coba Lur..

08 Mei 2021 17:01
RR-Gatot-LaNyalla Sulit Buat Poros Baru, Karena Sama-sama Potensi Jadi Calon Presiden
Politik

RR-Gatot-LaNyalla Sulit Buat..

08 Mei 2021 16:55
Airlangga Lantik Lembaga Komunikasi Golkar, Meutya Hafid: Tugas Kami Dekatkan Partai Dengan Publik
Politik

Airlangga Lantik Lembaga Kom..

08 Mei 2021 16:42
Percepat Investasi, Anggota Komisi VI DPR Dorong Pembentukan Satgas Khusus
Politik

Percepat Investasi, Anggota ..

08 Mei 2021 16:23
Protes Keras Pernyataan Jokowi Soal Bipang Ambawang, Maman PKB: Masak Idulfitri Pesan Babi Goreng?
Politik

Protes Keras Pernyataan Joko..

08 Mei 2021 16:04
Qodari: Tiga Skenario Capres 2024, Paling Kuat Jokowi-Prabowo
Politik

Qodari: Tiga Skenario Capres..

08 Mei 2021 15:43