Farah.ID
Farah.ID

Pemerintah Bangun Dua Bendungan Untuk Cegah Banjir, Menko Luhut: Paten!

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 05 Mei 2021, 16:59 WIB
Pemerintah Bangun Dua Bendungan Untuk Cegah Banjir, Menko Luhut: Paten!
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan bersama Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan beberapa menteri saat meninjau pembangunan bendungan/Ist
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di hulu sungai Ciliwung, Rabu (5/5).

Dalam kunjungan tersebut, Menko Luhut mengingatkan bahwa penanganan banjir butuh upaya terintegrasi dari seluruh wilayah.

“Penanganan banjir Jakarta memerlukan integrasi di hulu, tengah, dan hilir,” kata Menko Luhut lewat keterangan persnya.

Pembangunan kedua bendungan ini sendiri merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional Nomor 152, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 56/2018 dan terakhir diubah dengan Perpres 109/2020.

Merespon progres pembangunan kedua bendungan itu, Menko Luhut mengaku senang.

“Menurut saya sudah paten. Selama sudah terpadu, tidak ada masalah,” tukasnya.

Politisi Golkar ini pun menyarankan agar pengendalian banjir melibatkan universitas untuk melakukan riset lebih lanjut.

Pada kesempatan tersebut, Menko Luhut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Tranportasi, Ayodhia Kalake; dan Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air.

Turut hadir pula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil; Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko; Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Anies Baswedan; dan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi merupakan sister dam bendungan kering atau dry dam yang pertama kali dibangun di Indonesia. Berbeda dengan bendungan pada umumnya, bendungan ini difungsikan sebagai penahan air atau pengendali banjir Jakarta.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA