Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Jangan Tinggal Diam, Pemerintah RI Diminta Layangkan Protes Atas Rencana Jepang Buang Limbah Nuklir Ke Laut

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 10 Mei 2021, 00:08 WIB
Jangan Tinggal Diam, Pemerintah RI Diminta Layangkan Protes Atas Rencana Jepang Buang Limbah Nuklir Ke Laut
Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan/Net
Rencana pembuangan limbah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima ke laut harus segera direspons tegas oleh pemerintah Indonesia.

Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi lingkungan hidup, Daniel Johan bahkan meminta pemerintah Indonesia segera melayangkan sikap keberatan kepada pemerintah Jepang.

"Bahaya ini, harus serius direspons pemerintah dan langsung melayangkan nota protes keberatan,” ucap Daniel kepada wartawan, Minggu (9/5).

Jika rencana Jepang tersebut dilakukan, politisi PKB ini khawatir biota laut akan tercemar limbah nuklir tersebut dan akan membahayakan masyarakat.

“Nanti ikan-ikan tangkapan sumber pangan yang dikonsumsi bisa tercemar dan membahayakan kesehatan masyarakat,” tandas Daniel.

Pemerintah Jepang telah menyetujui rencana pembuangan lebih dari 1 juta ton air limbah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima ke laut. Rencana ini mendapat dukungan dari IAEA dengan alasan pelepasan itu mirip proses pembuangan air limbah dari PLTN di tempat lain di dunia.

Air yang mengandung tritium dikatakan secara rutin dilepaskan pembangkit nuklir di seluruh dunia karena tidak mengeluarkan energi yang cukup untuk menembus kulit manusia dan dianggap relatif tidak berbahaya.

PLTN Fukushima sendiri adalah reaktor nuklir yang mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami pada tahun 2011. Limbah cair sebanyak lebih dari 1 juta ton tersebut berasal dari air pendingin reaktor, air hujan dan tanah yang merembes setiap hari dan hanya menyisakan tritium, isotop radioaktif hidrogen yang sulit dipisahkan dari air.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA