Farah.ID
Farah.ID

Puan Maharani Desak PBB Redakan Ketegangan Dan Bantu Warga Palestina

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 16 Mei 2021, 11:58 WIB
Puan Maharani Desak PBB Redakan Ketegangan Dan Bantu Warga Palestina
Ketua DPR Puan Maharani/Net
Serangan Israel terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza mendapat kecaman keras dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Apalag akibat serangan tersebut puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka.

"Kami mengecam serangan yang dilakukan saat warga Palestina melakukan ibadah bulan suci Ramadan dan juga saat perayaan hari raya Idul Fitri, sehingga mengganggu rangkaian ibadah umat muslim Palestina," kata Puan kepada wartawan, Minggu (16/5).

Mantan Menko PMK ini juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

"Mendesak masyarakat internasional dan PBB untuk meredakan ketegangan dan membantu warga Palestina yang menjadi korban di wilayah pendudukan Palestina,” tegasnya.

Menurut Puan, serangan dan kekerasan Israel dimulai dengan pengusiran warga Palestina dari Sheik Jarrah, serangan kepada warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, dan serangan kepada warga sipil di jalur Gaza, dan tindak kekerasan di Tepi Barat. 

Karenanya, Puan mengajak semua pihak menyerukan hentikan serangan Israel kepada Palestina. Terlebih, serangan Israel pada Palestina dilakukan di bulan suci Ramadan, suasana Idul Fitri, dan di tengah pandemi Covid-19.

"Hentikan serangan Israel pada Palestina dan kita serukan memberi bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk prioritas bantuan vaksin Covid-19 dan berbagai alat kesehatan,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa tragedi kemanusiaan ini harus menjadi momentum untuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter serta konsensus internasional.

Dia menambahkan, tindak kekerasan Israel juga menyebabkan meningkatnya instabilitas di Timur Tengah.

"Sangat disayangkan, di saat dunia memerlukan perdamaian dan  bersatu untuk berperang melawan virus Covid-19, namun warga Palestina harus berjuang melawan aneksasi Israel,” tandasnya.

ARTIKEL LAINNYA