Farah.ID
Farah.ID

Kunjungi Lokasi Usaha, Airlangga Kagum Dengan Para Alumni Prakerja

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 03 Juni 2021, 18:08 WIB
Kunjungi Lokasi Usaha, Airlangga Kagum Dengan Para Alumni Prakerja
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengunjungi lokasi alumni kartu prakerja di Bogor/Ist
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi para penerima Kartu Prakerja yang telah memanfaatkan program pemerintah tersebut di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Apresiasi dan rasa bangga tersebut disampaikan Airlangga saat mengunjungi dua lokasi usaha milik alumni program Kartu Prakerja di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/6).

“Dua lokasi usaha yang kita kunjungi hari ini telah memberikan inspirasi bagi kita semua. Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat karena telah mau bekerja keras dan berusaha," ujar Airlangga.

Salah satu lokasi usaha yang dikunjungi Menko Airlangga adalah Kedai Kopi Bencoolen milik alumni Kartu Prakerja gelombang 8, Syarief Hidayat. Sebelumnya, Syarief berprofesi sebagai freelance project officer event.

Namun, ia pun merasa kesulitan menemukan pekerjaan di masa pandemi. Syarief mengikuti program Kartu Prakerja untuk mengasah kemampuannya dalam membuka usaha kedai kopi.

Tak hanya usaha kopi milik Syarief, Menko Airlangga juga mengunjungi usaha milik alumni Kartu Prakerja gelombang 10, Esih. Setelah mengikuti pelatihan, Esih pun kini bisa membantu ekonomi keluarganya dengan membuka usaha warung kopi dan membuat pesanan keripik singkong.

Airlangga mengatakan, program Kartu Prakerja telah mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk berwirausaha tanpa pandang usia. Banyaknya pilihan program pelatihan yang disediakan oleh program Kartu Prakerja terbukti mampu memenuhi kebutuhan dan minat masyarakat saat ini.

Tercatat sebanyak 35 persen dari penerima Kartu Prakerja berubah dari tidak mendapat pekerjaan menjadi bekerja dengan 17 persen memilih untuk berwirausaha.

Saat ini, program Kartu Prakerja telah berhasil dilaksanakan sebanyak 16 gelombang dengan total pendaftar mencapai 62,79 juta orang. Pemerintah akan terus melanjutkan program ini karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling.

Airlangga berharap, jumlah wirausahawan di Indonesia semakin meningkat lagi khususnya dalam momentum pemulihan ekonomi nasional.

“Dengan semakin banyaknya wirausahawan di Indonesia tentunya akan mampu menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia yang akan mendorong produktivitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kita,” tutupnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA