Farah.ID
Farah.ID

Lanjutkan Kunker ke Surabaya, LaNyalla Mahmud Mattalitti Ziarah Ke Makam Gus Dur

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Selasa, 08 Juni 2021, 00:42 WIB
Lanjutkan Kunker ke Surabaya, LaNyalla Mahmud Mattalitti Ziarah Ke Makam Gus Dur
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat ziarah ke makam Gus Dur di Jombang Jawa Timur/Ist
Usai mengakhiri kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama rombongan senator DPD RI melanjutkan kunjungan ke Surabaya, Jawa Timur.

LaNyalla menyempatkan diri berziarah ke makam Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di komplek Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (7/6).

Dalam perjalanan, LaNyalla yang ditemani Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, Bustami Zainudin selaku Wakil Ketua Komite II, dan Evi Apita Maya selaku Wakil Ketua Komite III.

Kedatangan LaNyalla dan rombongan disambut Gus Irfan Yusuf, yang juga keturunan pendiri NU KH Hasyim Asyari.

Selain ziarah ke makam Gus Dur, di komplek pemakaman Ponpes Tebu Ireng juga terdapat Makam KH Hasyim Asy'ari dan KH Solahudin Wahid, adik Gus Dur.

Sebelum ke Pondok Pesantren Tebu Ireng, LaNyalla terlebih dahulu mengunjungi Habib Abubakar Assegaf di Pondok Pesantren Sabilil Mutaqien, Nganjuk, Jawa Timur.

Bagi LaNyalla, kunjungan ini adalah yang kesekian kalinya.

Habib Abubakar Assegaf dikenal sebagai Waliyullah asal Gresik yang sekarang tinggal di Pondok Pesantren tersebut.

LaNyalla mempunyai kesan tersendiri terhadap ulama majdub ini. Sehingga setiap kunjungan ke Jawa Timur selalu menyempatkan diri untuk bersilaturahmi.

"Saya pernah dikasih sobekan sarung, bentuknya seperti selendang gitu. Sudah sepuluh tahunan lalu dan sampai sekarang masih wangi," ujar LaNyalla.

Habib Abubakar Assegaf termasuk Wali Allah bermaqam majdub. Beliau tidak tampak seperti ulama, habib atau kyai yang lain. Penampilannya nyeleneh. Tidak pakai baju, hanya memakai sarung atau kain lainnya. Satu hari bisa menghabiskan puluhan batang rokok.

Meski nyeleneh namun banyak kesaksian mengenai karomah beliau. Banyak yang menyebut air kencing Habib Abu Bakar Assegaf wangi.

“Beliau pernah masuk sumur dan Iangsung hilang, hanya tinggal sarungnya. Tapi tahu-tahu diketahui berada di makam kakeknya sedang memeluk nisan," ujar Gus Muhajir, pengasuh Ponpes Sabilil Muttaqien.

ARTIKEL LAINNYA