Farah.ID
Farah.ID

NU Tidak Perlu Balik Badan Karena Tidak Masuk Lingkaran Kekuasaan

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Selasa, 08 Juni 2021, 16:25 WIB
NU Tidak Perlu Balik Badan Karena Tidak Masuk Lingkaran Kekuasaan
Jurubicara Ketua Umum PBNU, Muchamad Nabil Haroen/Net
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam dan kemasyarakatan yang tidak masuk lingkaran kekuasaan. NU merupakan organisasi yang mengawal aspirasi warga Nahdliyin dengan nilai tasamuh (toleransi), tawasuth (jalan tengah), itidal (adil), dan nilai-nilai moral yang bersumber dari khazanah pesantren.

Begitu jelas Jurubicara Ketua Umum PBNU, Muchamad Nabil Haroen menanggapi saran dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi agar NU balik badan dengan tidak lagi mendukung pemerintah.

Saran disampaikan Adhie untuk menyelamatkan nahdliyin dari narasi negatif atas sejumlah kegagalan pemerintah yang merembet ke NU.

Baca: Adhie Massardi: Saatnya NU Balik Badan Dan Keluar Dari Lingkaran Kekuasaan

"Pernyataan Adhie Massardi kurang tepat jika dilihat secara keseluruhan. Saat ini, NU tidak masuk di lingkaran kekuasaan. NU tetap pada prinsipnya sebagai organisasi Islam dan kemasyarakatan,” kata Nabil Haroen saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/6).

Menurutnya, NU saat ini berada di posisi tengah. Sehingga tidak perlu untuk balik badan sebagaimana disampaiakan Adhie.

Pria yang akrab disapa Gus Nabil ini menegaskan bahwa NU tidak melulu mendukung kerja pemerintah. Kerap kali NU juga memberi saran dan kritik jika dirasa perlu.

“Seraya mendukung kebijakan-kebijakan yang berdampak baik pada umat. Seraya, mengkritik pemerintah untuk mendukung pemerataan ekonomi melalui program-program strategis dan peningkatan sumber daya manusia,” tandasnya.

Adhie M. Massardi mengurai bahwa NU kerap menjadi bulan-bulanan publik atas terseok-seoknya roda pemerintahan. Padahal saat ini bukan rezim NU.

Mantan Jurubicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu memberi contoh. Hampir semua BUMN merugi. Tidak terkecuali yang primadona seperti PLN, Garuda, KAI dan Pertamina. Tetapi yang jadi bulan-bulanan publik, terutama di dunia maya adalah tokoh-tokoh NU.

ARTIKEL LAINNYA