Farah.ID
Farah.ID

Jemaah Indonesia Sempat Diputus Menggantung, Arab Saudi Didorong Serahkan Pengelolaan Haji Ke OKI

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 12 Juni 2021, 22:42 WIB
Jemaah Indonesia Sempat Diputus Menggantung, Arab Saudi Didorong Serahkan Pengelolaan Haji Ke OKI
Korpus BEMNUS 2019-2021, Hengky Primana/Repro
Meski pemerintah Arab Saudi sudah memutuskan pembatasan kuota Haji untuk tahun ini, termasuk bagi warga Indonesia, akan tetapi muncul kritik dari kalangan masyarakat di tanah air.

Kritik kepada pemerintah Saudi disampaikan Korpus BEMNUS 2019-2021, Hengky Primana, yang menyampaikan kekecewaannya atas ketidakjelasan kuota haji untuk jemaah Haji Indonesia yang terjadi pada awal bulan Juni kemarin.

Hengky mengatakan, dampak dari ketidakjelasan tersebut membuat pemerintah Indonesia harus membatalkan pelaksanaan Haji untuk tahun 2021. Dari situ ia mendorong agar pengelolaan Haji dikelola Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

"Alangkah baiknya jika pemerintah Arab Saudi tidak mampu mengelola haji dengan baik, alangkah baiknya Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengambil alih pengelolaan Ibadah Haji” Ujar Hengky Primana, dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/6).

Ketua DPP KNPI  tersebut, menjelaskan persoalan Haji bukan hal yang sepele, karena berbicara tentang sat ibadah yang terdapat di dalam rukun Islam. Sehinga menurutnya ini erat kaitannya dengan hati umat Islam yang sangat merindukan dan mendambakan untuk segera bertemu dengan Baitullah.

Lebih lanjut, Hengky Primana menyatakan sikapnya terhadap pemerintah Saudi yang ikut campur memperkeruh kondisi politik dalam negeri, karena batalnya jamaah diberangkatkan.

"Surat Dubes Arab saudi kepada ketua DPR seolah-olah ingin memperkeruh kondisi politik di negeri ini, seharusnya surat itu berisikan penjelasan terkait polemik kuota haji yang sedang ramai dibicarakan” kata mahasiswa pascasarjana Ilmu politik UI tersebut.

"Ya sebaikanya jika Arah saudi enggak bisa mengelola dengan baik, jangan dipaksakan. Silahkan limpahkan kepada OKI yang saya rasa lebih mampu untuk mengelola dengan baik” tutup Hengky.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA