Farah.ID
Farah.ID

Tuntut Menkeu Soal Rencana Kenaikan Pajak Dan PPN Sembako, Misbakhun: Mencoreng Citra Jokowi!

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 12 Juni 2021, 23:02 WIB
Tuntut Menkeu Soal Rencana Kenaikan Pajak Dan PPN Sembako, Misbakhun: Mencoreng Citra Jokowi!
Anggota Komisi XI DPR RI fraksi Partai Golkar, M. Misbakhun/Net
Kenaikan tarif pajak dan penarikan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap 12 barang sembako dan juga pelayanan pendidikan memunculkan polemik di publik.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dituntut untuk bertangung jawab oleh anggota fraksi Partai Golkar M. Misbakhun.

"SMI sebagai Menkeu harus bertanggung jawab meluasnya polemik tentang rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 12 persen dan penambahan obyek baru PPN seperti kebutuhan pokok beras dan sektor pendidikan," ujar Misbakhun dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (12/6).

Menurut anggota Komisi XI DPR ini, polemik rencana kebijakan perpajakan Kemenkeu telah mempengaruhi citra pemerintahan Jokowi yang dari awal sangat berpihak kepada rakyat kecil.

"Kedua sektor ini awalnya dibebaskan PPN karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat, wajar jika terjadi polemik dan penolakan keras dari masyarakat," ucapnya.

Maka dari itu, Misbakhun meminta Sri Mulyani mempertibangkan penarikan pajak di sektor pendidikan hingga sembako, dan termasuk kenaikan tarif PPN yang mencapai beasan persen.

"Oleh karena itu SMI harus menarik dan merivisi ulang draf RUU KUP yang isinya sangat tidak populer tersebut," tandasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA