Farah.ID
Farah.ID

Menko Airlangga: Kapasitas Tempat Tidur Di Zona Merah Dan BOR Tinggi Ditingkatkan 40 Persen

LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Senin, 14 Juni 2021, 18:45 WIB
Menko Airlangga: Kapasitas Tempat Tidur Di Zona Merah Dan BOR Tinggi Ditingkatkan 40 Persen
Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto./Dok
Menghadapi tren peningkatan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran, pemerintah terus mengakselarasi dan mengintensifkan upaya penanganan dan pengendalian.

Kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit (RS) ditingkatkan hingga 40%. Terutama, di kabupaten/kota zona merah dan daerah dengan tingkat keterisian tempat tidur atau BOR yang tinggi.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo di Jakarta, Senin (14/06).

Airlangga memaparkan mengenai perkembangan kasus konfirmasi harian dan kasus aktif di Tanah Air yang masih menunjukkan tren peningkatan. Tingkat kasus aktif nasional per 13 Juni 2021 adalah 5,9%. Sedangkan tingkat kesembuhan mencapai 91,3%.

“Menyikapi kenaikan (kasus) di beberapa daerah, ini beberapa langkah yang dilakukan oleh pemerintah. Untuk fasilitas rumah sakit ditingkatkan menjadi 40%, terutama di daerah kabupaten/kota dengan zonasi merah atau BOR di atas 60%,” ujarnya.

Demikian pula dengan  kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di kota terdekat atau di ibu kota provinsi.

“Terhadap kota-kota yang (zona) merah disediakan rumah sakit rujukan di kota terdekat, misalnya kalau Kudus antara lain ke Semarang, kalau Bangkalan ke Surabaya,” ujarnya.

Khusus untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, pemerintah juga telah melakukan penambahan tempat tidur pasien sebanyak 2000 unit.

“Sebelumnya tambahan 700 tempat tidur dan siang ini ditambah kembali. Jumlah tempat tidur pasien saat ini ada 7.937 unit. Bertambah 2.000 unit. Jumlah pasien yang diisolasi 5.028 orang, jadi masih ada sisa 2.909 tempat tidur, sehingga BOR-nya turun bisa 63,34%,” terang Airlangga

Lebih jauh Airlangga memaparkan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah hotel untuk tempat isolasi pasien Covid-19.

“Tentunya ini akan terus dilaksanakan dan terutama untuk di daerah seperti Jakarta,” imbuhnya.

Ketua KPCPEN itu mengatakan, Presiden Jokowi telah menginstruksikan adanya percepatan dalam pelaksanaan vaksinasi. Upaya ini akan dilakukan dengan melibatkan TNI dan Polri.

Selain itu, pemerintah juga akan mengakselerasi pelaksanaan genome-sequencing untuk melacak genome (rangkaian DNA/RNA), terutama terkait dengan potensi penularan varian baru virus Corona.

“Pemerintah mendorong percepatan pelaksanaan pengecekan genome sequencing, yang selama ini dua minggu akan dipersingkat menjadi satu minggu,” tandas Menko Airlangga.

ARTIKEL LAINNYA